
Nama Pep Munoz mendadak mencuat sebagai kandidat kuat pelatih Persebaya Surabaya untuk musim kompetisi 2025/2026. (Istimewa)
JawaPos.com — Nama Pep Munoz mendadak mencuat sebagai kandidat kuat pelatih Persebaya Surabaya untuk musim kompetisi 2025/2026. Sosok pelatih asal Spanyol itu dikabarkan tengah menjalin komunikasi serius dengan manajemen Persebaya Surabaya.
Jika negosiasi mencapai kesepakatan, maka Pep Munoz akan menggantikan posisi Paul Munster sebagai pelatih kepala. Kabar ini pun ramai diperbincangkan usai laga terakhir Persebaya Surabaya melawan Borneo FC pekan lalu.
Melansir akun Instagram @ownerwakanda, disebutkan Munoz adalah kandidat utama yang sedang didekati Persebaya Surabaya. Bahkan disebut-sebut sudah mencapai deal secara lisan meski belum diumumkan resmi ke publik.
“New Candidate: Pelatih Spanyol yakni Pep Munoz menjadi kandidat pertama untuk menggantikan posisi Paul Munster di kursi kepelatihan musim 2025/26 ini,” tulis akun tersebut.
Menurut informasi dari beberapa sumber, Persebaya sedang mencari pelatih asal Spanyol dan clue tersebut pernah menjadi asisten pelatih Luis Milla di timnas Indonesia beberapa tahun lalu.
Tidak hanya itu, beberapa sumber lainnya juga mengatakan bahwa Persebaya Surabaya kabarnya sudah deal dengan pelatih Spanyol setelah match melawan Borneo FC pekan lalu. Menarik untuk ditunggu apakah benar atau tidaknya,” tulis @ownerwakanda, Rabu (21/5/2025).
Lalu, siapa sebenarnya sosok Pep Munoz yang dikaitkan dengan klub kebanggaan Bonek dan Bonita ini? Pria asal Spanyol ini ternyata memiliki pengalaman panjang dan prestasi mentereng di dunia kepelatihan, termasuk bersama Barcelona.
Memiliki nama lengkap Jose Munoz Zoyo, pelatih 45 tahun ini lahir di Terrassa, Spanyol pada 2 Agustus 1979. Ia saat ini masih menangani klub asal Kamboja, Svay Rieng, sejak ditunjuk pada 6 Mei 2023 lalu.
Karier kepelatihan Munoz dimulai dari bawah sebagai pelatih fisik UE Lleida, klub lokal Spanyol pada 2004 hingga 2006. Setelah itu, ia dipercaya menukangi tim muda UE Lleida U19 pada periode 2008 sampai 2011.
Pintu menuju panggung lebih besar terbuka saat Munoz bergabung bersama Barcelona U19 sebagai asisten pelatih pada 2011. Selama empat tahun di sana, ia ikut membesarkan pemain-pemain muda Barcelona dan turut menyumbang gelar prestisius.
Masih di tahun yang sama, Munoz juga sempat menjadi bagian dari tim Barcelona B. Namun kariernya kemudian membawanya merantau ke Asia dengan peran baru sebagai asisten pelatih. Ia menjadi asisten pelatih QD Huanghai, klub China dari 2015 hingga 2019. Kemudian melanjutkan kiprahnya di SD Luneng dengan posisi serupa selama satu musim.
Tidak berhenti sampai di situ, Munoz juga dipercaya menjadi asisten pelatih Timnas China pada tahun 2022 hingga 2023. Pengalaman menangani tim nasional tentu menjadi nilai tambah tersendiri dalam kariernya.
Tahun 2023 menjadi momen baru bagi Munoz ketika ia memilih menerima tawaran menjadi pelatih kepala di Liga Kamboja. Ia memimpin klub Svay Rieng dan langsung menunjukkan taringnya dengan meraih gelar juara.
Bersama Svay Rieng, Munoz sukses mempersembahkan dua gelar juara Cambodian League secara beruntun pada musim 2023/2024 dan 2024/2025. Selain itu, ia juga mempersembahkan satu trofi Cambodian Cup Winner pada musim 2023/2024.
Namun bukan hanya di Kamboja, prestasi Munoz paling mengesankan justru datang saat bersama Barcelona U19. Total tiga gelar bergengsi berhasil ia raih bersama tim muda raksasa Catalan itu. Ia mempersembahkan dua gelar Spanish Champion untuk FC Barcelona Pemuda A U-19 pada musim 2012/2013 dan 2013/2014.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
