PSS Sleman (dok. Instagram)
JawaPos.com - Kabar membanggakan datang dari PSS Sleman. Untuk pertama kalinya dalam sejarah klub, tim berjuluk Super Elang Jawa ini berhasil meraih lisensi dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) untuk mengikuti kompetisi level atas Asia, AFC Champions League (ACL).
Pencapaian ini diumumkan langsung oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta Pusat pada Rabu, 7 Mei 2025.
Keberhasilan ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan PSS yang selama ini lebih sering menjadi sorotan karena performa di atas lapangan ketimbang pencapaian administratif. Namun ironisnya, di saat lisensi ini berhasil dikantongi, PSS justru sedang terseok-seok di zona degradasi BRI Liga 1 musim 2024/2025.
6 Klub Raih Lisensi ACL, PSS Masuk Daftar Elit
PT LIB mengumumkan bahwa enam klub BRI Liga 1 telah dinyatakan lolos lisensi AFC Champions League untuk siklus musim 2024/2025. Mereka adalah Dewa United, Borneo FC Samarinda, Persita Tangerang, Persik Kediri, Persib Bandung, dan PSS Sleman. Ini merupakan hasil dari proses verifikasi yang telah dimulai sejak November 2024 dan mencakup lima aspek penting: olahraga (sporting), infrastruktur, personel dan administrasi, hukum (legal), serta keuangan (finansial).
Surat resmi bernomor 017/CLC-LIB/V/2025 menyebutkan bahwa seluruh dokumen yang dikirimkan oleh PSS dinyatakan memenuhi syarat dan lolos verifikasi lisensi klub profesional pada Selasa (6/5/2025). Dengan mengantongi lisensi tersebut, PSS berhak tampil di berbagai level kompetisi Asia seperti AFC Champions League Elite, Two, maupun Challenge.
Baca Juga: 5 Alasan Mengapa Wanita Lebih Sering Merasa Kesepian Sehingga Membahayakan Kesehatan Mereka
Kebanggaan PSS di Tengah Situasi Sulit
Presiden Direktur PSS, Gusti Randa, menyebut pencapaian ini sebagai awal baru untuk Super Elang Jawa.
"Ini adalah titik awal baru bagi PSS. Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dan bekerja keras demi pencapaian ini," ucap Gusti.
Selain itu, Gusti juga menegaskan bahwa manajemen ingin membangun PSS menjadi klub yang profesional.
"Lisensi ini adalah bukti komitmen kami dalam membangun PSS menjadi klub yang profesional, berprestasi dan patut diperhitungkan."
Ia menyebut bahwa keberhasilan ini adalah buah dari kerja keras manajemen yang sejak awal musim menjadikan lisensi AFC sebagai target utama.
"Kami bertekad menjaga dan meningkatkan kualitas agar lolos lisensi setiap tahun serta mampu bersaing di level Asia," lanjutnya.
Meski hanya enam klub yang lolos tanpa catatan untuk lisensi ACL, seluruh kontestan Liga 1 musim ini dipastikan mengantongi lisensi untuk AFC Challenge League (ACGL) dan kompetisi domestik. Artinya, dari sisi administrasi dan kelengkapan dokumen, tidak ada klub yang gagal total dalam proses ini.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
