Bonek dilarang hadir di Stadion Brawijaya dukung Persebaya Surabaya hadapi Persik Kediri. (Moch. Rizky Pratama Putra/JawaPos.com)
JawaPos.com — Pertandingan panas bertajuk Derbi Jawa Timur antara Persik Kediri melawan Persebaya Surabaya tinggal menghitung hari. Persiapan demi persiapan terus dilakukan agar laga berjalan lancar dan kondusif.
Salah satu fokus utama panitia pelaksana (panpel) adalah memastikan keamanan baik di dalam maupun luar Stadion Brawijaya. Ketegangan mulai terasa usai keputusan mengejutkan diumumkan manajemen Persik Kediri.
Suporter Persebaya Surabaya yang dikenal dengan sebutan Bonek dipastikan tidak bisa hadir langsung mendukung tim kebanggaannya. Panpel secara tegas melarang kehadiran mereka di stadion kebanggaan warga Kediri itu.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya antisipasi potensi kericuhan yang bisa terjadi jika suporter kedua tim hadir bersamaan. Kedekatan geografis Surabaya dan Kediri menjadi salah satu alasan kuat di balik keputusan kontroversial ini.
Ketua Panpel Pertandingan, Tri Widodo, mengungkapkan sistem penjualan tiket juga ikut diubah sebagai langkah pengamanan. Tiket pertandingan tidak dijual secara online seperti biasanya, melainkan hanya tersedia secara offline.
Penjualan tiket akan dilakukan melalui komunitas suporter Persik, yakni Persikmania. Tujuannya jelas, untuk memfilter pembeli agar benar-benar berasal dari kalangan suporter tuan rumah.
Menurut Tri, jika penjualan dilakukan secara daring, maka sangat besar kemungkinan tiket diborong oleh Bonek.
“Nah untuk mengantisipasi, karena Surabaya dan Kediri itu dekat. Jadi kami menjual tiket melalui komunitas Persikmania untuk mencegah borongan di online,” ujar Ketua Panpel Pertandingan Tri Widodo dikutip dari Radar Kediri.
Dengan penjualan offline, panpel berharap bisa menekan jumlah suporter Persebaya Surabaya yang datang langsung ke Kediri. Meskipun secara fakta, suporter lawan biasanya tetap nekat hadir meski dilarang.
“Khawatirnya kalau kami buka online, itu akan diborong oleh suporter lawan,” jelas pria dengan kumis tebal khasnya tersebut.
Namun, pembatasan ini setidaknya dapat meminimalisir potensi gesekan di lapangan maupun area sekitar stadion. Apalagi, laga ini sudah menjadi magnet besar bagi masyarakat pecinta sepak bola di Jawa Timur.
Total tiket yang disiapkan untuk laga klasik ini sebanyak 6 ribu lembar. Jumlah tersebut sudah sesuai regulasi yang mengatur kapasitas stadion maksimal 60 persen.
Harga tiket tetap sama seperti laga kandang sebelumnya. Untuk kelas ekonomi dipatok Rp 65 ribu, kelas utama Rp 110 ribu, dan VIP Rp 125 ribu.
Persik Kediri tampaknya sangat serius menjaga nama baik klub di laga sarat gengsi ini. Mereka tak ingin ada insiden yang mencoreng citra klub maupun kota Kediri.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Racing Santander vs Elche di Liga Spanyol 2026/2027: Tuan Rumah Kunci 3 Poin!
Prediksi Skor Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol 2026/2027: Sengit, Berakhir Imbang?
Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol: Babazorros Bisa Buat Kejutan
Kronologi Kericuhan di Pejompongan yang Tewaskan Lansia dan Bikin Pelajar Babak Belur
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Newcastle di Liga Inggris 2026/2027: Sengit, Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Levante vs Real Betis di Liga Spanyol 2026/2027: Tim Tamu Bisa Curi 3 Poin!
Prediksi Skor Bournemouth vs Everton di Liga Inggris 2026/2027: Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Coventry City vs Hull City di Liga Inggris 2026/2027: Bisa Berakhir Imbang!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Susunan Pemain AC Milan vs Venezia: Fisik Adrien Rabiot Belum Siap, Rafael Leao Absen
