Carlos Pena saat memimpin latihan Persija jelang hadapi Semen Padang di LIga 1 pekan ke-30. (@persija)
JawaPos.com - Persija Jakarta harus menelan pil pahit saat menjamu Semen Padang pada pekan ke-30 Liga 1 2024/2025. Bertanding di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu (27/4), Macan Kemayoran menyerah dengan skor 0-2. Gol Firman Juliansyah pada menit ke-19 dan Bruno Gomes jelang turun minum (44') menjadi mimpi buruk bagi Persija yang tengah berjuang mengamankan posisi di empat besar klasemen.
Sejak awal laga, kedua tim tampil berhati-hati, berusaha membangun serangan dengan tempo sedang. Namun, justru Semen Padang yang berhasil mencuri keunggulan lebih dulu lewat sontekan Firman. Situasi makin berat bagi Persija ketika Bruno Gomes menggandakan keunggulan tim tamu lewat umpan matang dari Cornelius Stewart.
Tertinggal dua gol di babak pertama, Persija mencoba tampil lebih menekan di paruh kedua. Peluang demi peluang diciptakan, termasuk sepakan Ryo Matsumura pada menit ke-66, namun kukuhnya lini belakang Semen Padang membuat upaya Gustavo Almeida dan kolega selalu kandas.
Hingga peluit panjang berbunyi, keunggulan Semen Padang tetap bertahan, dan tiga poin berharga pun mereka bawa pulang ke Sumatera.
Akibat kekalahan ini, Persija harus rela turun ke peringkat kelima klasemen sementara dengan 47 poin, keluar dari zona empat besar. Sebaliknya, Semen Padang yang sebelumnya terpuruk di papan bawah, kini naik ke posisi 16 dengan 28 poin, menjaga asa untuk lolos dari jeratan degradasi.
Namun, bukan hanya posisi di klasemen yang menjadi sorotan. Kekalahan dari Semen Padang membuat tekanan terhadap pelatih Carlos Pena semakin berat. Jakmania, suporter setia Persija, mulai lantang mendesak pelatih asal Spanyol itu untuk mundur. Target awal membawa Persija finis di empat besar kini terancam buyar, dan nasib Pena di ujung tanduk.
Situasi ini pun memunculkan rumor panas. Dua nama pelatih berlabel juara dikaitkan dengan Persija Jakarta musim depan. Yang pertama adalah Bernardo Tavares, pelatih asal Portugal yang sukses membawa PSM Makassar juara Liga 1 2022.
Nama kedua bahkan lebih familiar bagi publik Jakarta, yakni Stefano Cugurra atau akrab disapa Teco. Pelatih asal Brasil ini pernah mengantarkan Persija menjuarai Liga 1 pada 2018, sebelum melanjutkan sukses bersama Bali United dengan gelar juara musim 2019 dan 2021. Menariknya, Teco sudah memberi sinyal terbuka untuk kembali, mengingat ia akan berstatus bebas kontrak usai musim ini.
"Kalau tim tidak punya pelatih atau tidak memperpanjang kontrak, manajemen pasti tahu saya akan free awal musim nanti," ujar Teco.
Dengan situasi panas di kursi pelatih dan dua kandidat kuat yang sudah mengintai, masa depan Carlos Pena bersama Persija kini benar-benar di ujung tanduk. Apakah Macan Kemayoran akan mengambil langkah berani demi kembali ke jalur juara? Atau justru mempercayai Pena hingga akhir musim?

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
