Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 18 April 2025 | 20.28 WIB

Persiapan Timnas Indonesia Hadapi Piala Dunia U-17 2025 di Qatar, Seleksi Pemain Diaspora Diharapkan Tambah Kekuatan Tim

Timnas Indonesia U17 (Dok. AFC)

 

JawaPos.com - Timnas Indonesia U-17 mulai mempersiapkan langkah strategis untuk menghadapi Piala Dunia U-17 2025 yang akan digelar di Qatar pada 3 hingga 27 November mendatang. Sebagai bagian dari persiapan, pelatih kepala Nova Arianto mengungkapkan bahwa tim akan membuka kesempatan seleksi bagi pemain keturunan atau diaspora untuk memperkuat skuad Garuda Muda.

Saat tiba di Tanah Air setelah berlaga di Piala Asia U-17, Nova mengungkapkan bahwa tahap awal persiapan akan dimulai pada Juli 2025, dengan fokus utama pada evaluasi pemain serta peningkatan kualitas tim.

"Kami akan mengevaluasi posisi mana yang masih membutuhkan tambahan pemain. Seleksi akan tetap terbuka, termasuk bagi pemain diaspora yang berpotensi kami pantau," ujar Nova.

Saat ini, Timnas U-17 hanya memiliki satu pemain diaspora, Mathew Baker, yang bermain di Australia. Namun, Nova tak menutup kemungkinan untuk menambah pemain keturunan guna memperkuat lini-lini yang masih membutuhkan kualitas tambahan.

Kehadiran pemain diaspora diharapkan dapat meningkatkan daya saing tim, mengingat kompetisi Piala Dunia memiliki level yang jauh lebih tinggi dibandingkan turnamen regional seperti Piala AFF atau Piala Asia. 

Pengalaman dan kualitas yang dimiliki pemain diaspora diyakini akan memberi banyak manfaat, baik dalam aspek mental maupun kemampuan teknis individu pemain. Nova berharap para pemain muda bisa terus belajar dari pengalaman mereka di Piala Asia, terutama setelah mereka memastikan lolos ke Piala Dunia U-17 2025.

Namun, meski membawa banyak pelajaran berharga, Timnas U-17 harus menghadapi kenyataan pahit setelah mengalami kekalahan telak 0-6 di perempat final Piala Asia U-17 2025 melawan Korea Utara. Nova menyebutkan bahwa salah satu penyebab kekalahan tersebut adalah menurunnya fokus pemain setelah memastikan tiket ke Piala Dunia.

"Setelah memastikan lolos ke Piala Dunia, pemain terlihat sedikit mengendur dalam semangat dan mental bertanding. Ini yang membuat fokus mereka menurun dan menjadi masalah utama," ungkap Nova.

Melihat persiapan menuju Piala Dunia U-17 2025, Nova menegaskan bahwa seleksi ulang akan dilakukan untuk memperkuat tim. Ia juga membuka peluang untuk menambah kekuatan dengan pemain diaspora guna meningkatkan kualitas skuad Garuda Muda.

"Proses seleksi akan dilakukan ulang, dan kami tidak menutup kemungkinan untuk menambah kekuatan tim dengan pemain diaspora," tegasnya.

Piala Dunia U-17 2025 akan menjadi edisi terbesar sepanjang sejarah turnamen ini, dengan 48 negara peserta untuk pertama kalinya akan bersaing dalam kompetisi tersebut. Jumlah peserta yang awalnya hanya 24 tim kini akan dibagi dalam 12 grup, masing-masing berisi empat tim.

Dua tim teratas dari setiap grup, ditambah delapan tim peringkat ketiga terbaik, akan melaju ke babak 32 besar menggunakan format gugur hingga final.

Turnamen ini juga menjadi momen bersejarah bagi tim-tim yang berhasil lolos, termasuk Timnas Indonesia U-17 yang berpeluang besar untuk mencetak sejarah baru. Negara-negara peserta kini sudah lengkap setelah Mesir dan Uganda mengamankan tiket terakhir melalui babak play-off Piala Afrika CAF U-17.

Total 48 tim dari berbagai konfederasi dunia akan merebutkan gelar juara, dan Jerman sebagai juara bertahan setelah mengalahkan Prancis di final 2023 akan menjadi salah satu tim yang mengincar gelar juara kembali.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore