Bek Timnas Indonesia, Dion Markx, ketika beraksi membela TOP Oss. (Instagram/@dion.markx)
JawaPos.com - Bek muda Timnas Indonesia, Dion Markx, baru saja diberi kesempatan debut dengan tim senior TOP Oss di Eerste Divisie alias kompetisi kasta kedua Belanda.
TOP Oss mampu menahan imbang 1-1 Jong AZ Alkmaar di AFAS Trainingscomplex, Selasa (1/4) dini hari WIB. Pada laga tersebut, Dion Markx tampil selama 77 menit.
Bek kelahiran Nijmegen, Belanda, mendapatkan kesempatan tampil karena TOP Oss mengalami darurat bek tengah menyusul cederanya Jules van Bost, Leonel Miguel, dan Calvin Mac-Intosch.
Setelah menjalani debut bersama TOP Oss, Dion Markx mengungkapkan rasa gembiranya dengan penantian panjangnya untuk mencicipi laga bersama tim senior akhirnya menjadi kenyataan.
"Sejak usia delapan tahun, saya telah menantikan untuk momen ini. Akhirnya saat itu tiba. Saya masih berbicara dengan orang tua saya tentang ini pada hari Minggu," ujar Markx dilansir dari laman Brabants Dagblad.
"Mereka selalu mengantar saya ke mana-mana, selalu datang menonton pertandingan saya. Ini benar-benar momen yang luar biasa bagi saya, keluarga saya, dan teman-teman saya."
Dion baru direkrut TOP Oss usai lama bermain untuk tim-tim muda NEC Nijmegen sejak 2021. Pertandingan melawan Jong AZ merupakan laga pertama dirinya membela Top Oss di level senior.
Dion melakoni debutnya di usia sangat muda, yakni 19 tahun. Ia turun sejak menit awal dan bermain sebagai bek tengah. Dion mengakui bahwa teman-teman serta keluarganya langsung antusias begitu dirinya dipastikan bermain bersama TOP Oss.
"Pada hari pertama saya masih cukup santai. Saya menelepon teman dan keluarga untuk memberi tahu mereka bahwa saya akan bermain. Mereka pun membeli tiket atau menonton pertandingan di televisi," sambung Dion.
Dion resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada Februari 2025. Ia berbarengan menjalani proses tersebut dengan Ole Romeny dan Tim Geypens.
Dion dan Geypens seharusnya diproyeksikan untuk membela Timnas Indonesia di Piala Asia U-20 2025 pada 12 Februari-1 Maret tahun ini, namun pendaftaran untuk turnamen itu ditutup pada Januari 2025 atau sebelum keduanya dinaturalisasi.
Dengan rasa percaya dirinya semakin tumbuh, sang pemain kini bertekad untuk bisa bermain bersama Timnas Indonesia senior meski ia belum berinteraksi dengan Patrick Kluivert selaku pelatih. Dia juga ingin bermain di Piala Dunia 2026 bersama pasukan Garuda.
"Saya belum berbicara dengan Patrick Kluivert. Semoga itu bisa terjadi (dalam waktu dekat). Tapi, mungkin dengan debut profesional saya ini, saya bisa menarik perhatian mereka," ungkap Markx.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
15 Kata Cristiano Ronaldo ke Lionel Messi Setelah sang Ayah Meninggal Dunia
Biaya Nany Widjaja untuk Lobi Pembelian Tanah Rp 50 M, Harga Tanah Hanya Rp 30 M
Bentrokan di USS Abraham Lincoln: 7 Prajurit Dilaporkan Tewas di Tengah Perang dengan Iran
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
