
Para pemain Timnas Indonesia melakukan selebrasi dan merayakan gol Ole Romeny di babak pertama. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com–Eks Persebaya Surabaya Marselino Ferdinan mencuri perhatian saat tampil membela timnas Indonesia dalam kemenangan atas Bahrain pada lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Meski memberikan assist krusial untuk gol Ole Romeny, Marselino justru mendapatkan rating terendah di antara para pemain yang berlaga.
Kolaborasi Marselino dan Romeny memang bukan kebetulan. Keduanya bermain di klub yang sama, Oxford United, yang berkompetisi di Championship Liga Inggris. Klub yang dimiliki Ketua Umum PSSI Erick Thohir ini telah menjadi wadah bagi mereka untuk membangun chemistry.
Terbukti, kerja sama apik mereka terlihat jelas di menit ke-24 saat Marselino memberikan umpan matang yang diselesaikan dengan baik oleh Romeny. Gol tersebut menjadi penentu kemenangan Indonesia. Di tengah sorak sorai penonton, keduanya mendapat sambutan hangat saat ditarik keluar.
Namun, di balik kontribusi tersebut, performa individu Marselino justru mendapat sorotan. Berdasar data dari FotMob, Marselino menerima rating 5.8, terendah di antara pemain lain. Salah satu catatan negatifnya adalah kalah dalam 11 duel, terbanyak di pertandingan tersebut.
Seusai laga, Romeny mengungkapkan rasa bahagia atas kemenangan timnas Indonesia. Dia juga menegaskan keyakinannya terhadap kualitas tim, meski sempat mengalami kekalahan di laga sebelumnya melawan Australia.
"Saya sangat bahagia. Semua orang berbahagia. Semua berpesta. Menjadi momen yang indah. Kami tahu kualitas tim ini. Kami akan terus berkembang," ujar Romeny.
Meski performa Marselino belum maksimal, chemistry yang terbangun antara dirinya dan Romeny di Oxford United tetap menjadi modal berharga bagi timnas Indonesia. Keduanya saling mengenal gaya bermain satu sama lain, baik di dalam maupun luar lapangan.
Adapun statistik pertandingan menunjukkan bahwa Marselino bermain selama 73 menit, mencatatkan 13 operan akurat dari 15 percobaan (87 persen), namun gagal menciptakan peluang berbahaya. Tiga tembakannya tidak mengarah ke gawang, dan satu peluang emas terbuang.
Di lini pertahanan, Marselino juga tak terlalu menonjol dengan nihilnya tekel sukses, sapuan, maupun intersepsi. Dia hanya mencatatkan empat kali pemulihan bola. Sementara itu, dalam duel udara, dia kalah dalam tiga percobaan.
Meski begitu, pengalaman tampil di laga krusial seperti ini diharapkan menjadi pelajaran berharga bagi Marselino. Dengan potensi besar yang dimilikinya, eks Persebaya ini masih berpeluang memperbaiki performa di laga-laga mendatang.
Berikut adalah data lengkap rating Marselino Ferdinan dari FotMob
· Rating: 5.8
· Menit bermain: 73
· Gol: 0
· Assist: 1

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
