Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 12 Maret 2025 | 16.41 WIB

Menanti Aksi Juru Selamat Septian David Maulana! Penyerang PSIS Semarang yang Bisa Bikin Persebaya Surabaya Menderita

Septian David Maulana bisa jadi momok lini belakang Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo. (Media PSIS)

JawaPos.com — PSIS Semarang bersiap menantang Persebaya Surabaya dalam laga sengit pekan ke-27 Liga 1 Indonesia 2024/2025. Duel ini bakal digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Rabu (12/3/2025).

Ambisi besar diusung PSIS yang ingin mencuri poin dari kandang Green Force. Meski dalam lima laga terakhir belum pernah menang, PSIS tetap optimistis bisa bangkit.

Pelatih PSIS Semarang, Gilbert Agius, mengakui laga ini tidak akan mudah. Ia paham betul Persebaya Surabaya sedang dalam tren positif musim ini.

“Persiapan selalu sama, kami mencari cara terbaik untuk mendapatkan poin,” kata Agius. Ia juga memuji kinerja pelatih Persebaya Surabaya, Paul Munster, yang berhasil mengangkat performa tim.

Paul Munster sempat mendapat tekanan besar di pekan-pekan sebelumnya. Namun, kini Persebaya Surabaya justru tampil solid dan menjadi salah satu tim terkuat di Liga 1.

“Selamat kepada coach Paul, dia mengalami tekanan besar beberapa minggu lalu, tapi berhasil mengubah semuanya,” ujar Agius. Ia mengaku senang melihat kebangkitan Persebaya Surabaya.

Di sisi lain, pemain PSIS Riyan Ardiansyah menegaskan kesiapan timnya. Latihan intensif dan evaluasi diri menjadi modal PSIS menghadapi laga berat ini.

“Ini akan menjadi laga sulit karena Persebaya dalam tren positif,” kata Riyan. Namun, ia percaya PSIS bisa memberi perlawanan sengit.

Persebaya Surabaya dikenal memiliki skuad dengan kualitas yang merata. Kombinasi pemain muda dan senior membuat Green Force semakin berbahaya di setiap lini.

“Baik pemain muda maupun senior Persebaya sudah berimbang,” ujar Riyan. Ia menegaskan PSIS sudah mempersiapkan strategi untuk mengantisipasi kekuatan lawan.

Saat ini, Persebaya Surabaya menduduki peringkat ketiga klasemen sementara Liga 1 Indonesia. Dengan 47 poin hasil dari 14 kemenangan, lima seri, dan tujuh kekalahan, Persebaya Surabaya jadi salah satu tim yang konsisten.

Sementara itu, PSIS masih terjebak di papan bawah. Laskar Mahesa Jenar berada di posisi ke-14 dengan 23 poin dari enam kemenangan, lima hasil imbang, dan 14 kekalahan.

Di tengah situasi sulit PSIS, nama Septian David Maulana menjadi sorotan. Penyerang andalan PSIS ini berpotensi jadi ancaman serius bagi Persebaya Surabaya.

Septian David tampil cukup trengginas di laga sebelumnya melawan Persija Jakarta dengan memperoleh rating tertinggi tim (7.4). Meski PSIS kalah 0-2, kontribusi Septian tetap mencuri perhatian.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore