Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 26 Februari 2025 | 02.51 WIB

Kisah Mendiang Bejo Sugiantoro, Inspirasi Bagi Rachmat Irianto dan Rizky Ridho Jadi Kapten di Usia Muda

Rachmat Irianto dan Rizky Ridho bukti kesuksesan didikan Bejo Sugiantoro. (Dok. Persebaya)

 

JawaPos.com - Dunia sepak bola Indonesia kehilangan salah satu sosok legendarisnya. Bejo Sugiantoro, mantan bek tangguh Timnas Indonesia sekaligus ikon Persebaya Surabaya, menghembuskan napas terakhirnya pada Selasa (25/2/2025). 

Kepergian Bejo terjadi secara mendadak saat dirinya tengah mengikuti agenda sepak bola rutin Untag Rosita di Lapangan Sier, Surabaya. Lapangan tersebut merupakan tempat yang rutin ia kunjungi untuk berbagi pengalaman dan tetap aktif dalam dunia sepak bola yang sangat dicintainya. 

Sebagai pemain yang pernah membawa kejayaan bagi Persebaya, Bejo Sugiantoro tak hanya meninggalkan warisan prestasi, tetapi juga pengaruh besar bagi generasi penerus. Banyak pemain muda yang mendapatkan bimbingannya, dua di antaranya adalah Rachmat Irianto dan Rizky Ridho. Kedua pemain jebolan akademi Persebaya itu kini menjadi kapten di klub masing-masing, menegaskan bahwa didikan Bejo melahirkan pemimpin di lapangan. 

Saat ini, Rizky Ridho dipercaya sebagai kapten Persija Jakarta, meskipun di dalam skuadnya terdapat nama-nama senior seperti Andritany Ardhiyasa dan Ondrej Kudela. Keputusan tim menunjuk Ridho sebagai kapten bukan tanpa alasan. Sebagai bek tengah, ia memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat, disiplin tinggi, serta pemahaman taktis yang matang—atribut yang sudah mulai terlihat sejak masa mudanya di akademi Persebaya.

Jika dibandingkan dengan Rachmat Irianto, keduanya memiliki banyak kesamaan. Mereka sama-sama bek yang disiplin, memiliki ketenangan saat mengontrol permainan, serta berani mengambil tanggung jawab besar sejak usia muda. Ridho kini menjadi pemimpin di Macan Kemayoran, sementara Irianto sebelumnya sempat dipercaya menjadi kapten Persib Bandung sebelum ban kapten secara penuh dipegang oleh Marc Klok. 

Didikan Bejo Sugiantoro yang Membentuk Karakter Pemimpin

Peran Bejo Sugiantoro dalam membentuk Ridho menjadi pemain seperti sekarang tidak bisa diabaikan. Sejak masih bermain di Persebaya U-17 hingga menembus tim senior, Ridho selalu mendapatkan bimbingan langsung dari sang legenda. Bejo tak hanya melatih teknik bertahan, tetapi juga menanamkan mentalitas kuat dan jiwa kepemimpinan.

Pengamat sepak bola Irzi Ahmad, dalam tulisannya di Medium, bahkan menyebut bahwa kecerdasan bermain Ridho tak lepas dari sentuhan Bejo, yang di masa kejayaannya dikenal sebagai bek tangguh dengan visi permainan yang luar biasa. 

Disiplin yang diajarkan Bejo membuat Ridho berkembang menjadi pemain bertahan yang tidak hanya kukuh dalam duel fisik, tetapi juga cerdas dalam mengambil keputusan di lapangan. 

Jejak Kepemimpinan Rachmat Irianto

Rachmat Irianto adalah bukti lain dari suksesnya pembinaan yang dilakukan Bejo Sugiantoro. Pemain yang kini membela Persib Bandung itu sudah menunjukkan kualitas kepemimpinannya sejak usia muda. Bahkan, ia pernah menjadi kapten Timnas Indonesia U-19 dan U-23 di berbagai turnamen internasional.

Sejak menembus tim utama Persebaya di usia 17 tahun, Irianto sudah memperlihatkan potensi besar. Ketika Persebaya sukses menjuarai Liga 2 2017 dan promosi ke Liga 1 2018, ia menjadi salah satu pemain kunci di lini belakang Green Force.

Warisan Bejo Sugiantoro di Lapangan Hijau

Kini, baik Rizky Ridho maupun Rachmat Irianto telah menjelma menjadi pemain yang diandalkan di klub masing-masing dan Timnas Indonesia. Keduanya bukan hanya sekadar bek tengah biasa, tetapi juga pemimpin sejati yang menginspirasi rekan-rekannya di dalam dan luar lapangan.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore