Ady Setiawan menunjukkan shin guard yang bergambarkan foto almarhum ayahnya saat melakukan selebrasi gol Persebaya Surabaya. Ia mendedikasikan gol tersebut untuk ayahanda. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Pada 29 Maret 2021, Ady Setiawan menciptakan momen tak terlupakan saat Persebaya Surabaya menghadapi Madura United. Gelandang enerjik ini mencetak gol perdananya untuk Green Force, yang didedikasikan khusus untuk almarhum ayahnya.
Gol tersebut lahir pada menit ke-11, memanfaatkan umpan lambung dari tendangan sudut yang dieksekusi oleh Hambali. Ady dengan cermat menyundul bola, mengarahkannya ke gawang Madura United tanpa halangan berarti.
Selebrasi yang dilakukan Ady pun menjadi sorotan. Ia mengangkat pelindung tulang keringnya ke arah kamera, memperlihatkan gambar almarhum ayahnya, A. Rahman Usman.
Tindakan ini sebagai bentuk penghormatan dan dedikasi atas gol yang ia persembahkan.
"Gol itu selain untuk Bonek juga untuk almarhum bapak. Karena baru-baru meninggal, tepatnya akhir tahun kemarin. Oleh karena itu saya persembahkan untuk bapak," ungkap Ady.
Sejak pertandingan pertama, Ady telah mengenakan shin guard khusus dengan foto sang ayah. Ia berharap restu dan doa dari almarhum selalu menyertainya di setiap laga yang ia jalani.
"Ady memang sudah bikin itu (shin guard) sejak sebelum Piala Menpora. Waktu pertandingan pertama Ady sudah pakai dan sekarang saya juga pakai. Sebagai penghormatan untuk beliau. Alhamdulillah juga bisa cetak gol," tambahnya.
Selain mencetak gol, penampilan Ady dalam laga tersebut sangat impresif. Ia berperan sebagai perusak serangan lawan sekaligus motor penggerak serangan Persebaya Surabaya.
Tercatat, ia melakukan setidaknya lima kali clearance krusial untuk menghentikan pergerakan lawan.
Kini, Ady Setiawan berseragam Dewa United dan siap menghadapi mantan klubnya, Persebaya Surabaya, dalam lanjutan pekan ke-24 Liga 1 Indonesia 2024/2025.
Pertandingan ini diprediksi akan berlangsung sengit, mengingat kedua tim tengah bersaing di papan atas klasemen.
Persebaya Surabaya saat ini menempati posisi kedua dengan 41 poin, sementara Dewa United tepat di bawahnya dengan 40 poin.
Kedua tim berusaha keras mengejar Persib Bandung yang kokoh di puncak klasemen dengan 50 poin dari 23 pertandingan.
Bagi Ady, pertandingan ini memiliki makna khusus. Meski pernah membela Persebaya Surabaya dan memiliki kenangan manis di sana, profesionalisme tetap menjadi prioritasnya. Ia bertekad memberikan yang terbaik untuk Dewa United demi menjaga asa meraih gelar Liga 1 musim ini.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
