Kurniawan Dwi Yulianto saat menukangi Como. (Instagram/kurniawanqana)
JawaPos.com - Kurniawan Dwi Yulianto mengungkap proses di balik keputusannya meninggalkan Como 1907 untuk bergabung dengan tim kepelatihan Timnas Indonesia U-20. Dia mengakui langkah ini bukan hal yang mudah.
Kurniawan Dwi Yulianto diumumkan resmi menjadi bagian tim kepelatihan Timnas Indonesia U-20. Dia akan membantu pelatih kepala Indra Sjafri sebagai pelatih penyerang jelang Piala Asia U-20 2025.
"Tentu senang karena bisa mengabdi kembali ke tim nasional. Semoga bisa banyak membantu dan bisa menjalankan amanah yang diberikan," kata Kurniawan Dwi Yulianto kepada JawaPos.com, Sabtu (1/2) lalu.
Ini bukan kali pertama Kurniawan Dwi Yulianto bergabung dengan Timnas Indonesia. Dia sebelumnya pernah masuk dalam tim kepelatihan Garuda pada 2018 dan juga 2023 lalu saat membantu Indra Sjafri di Timnas Indonesia U-22.
Kurniawan pun punya kenangan manis saat bekerja sama dengan Indra Sjafri. Dia kala itu jadi bagian sejarah keberhasilan Timnas Indonesia U-22 meraih medali emas SEA Games 2023 di Phnom Penh, Kamboja.
Pelatih yang juga legenda sepak bola Indonesia itu pun sudah bergabung dengan Timnas Indonesia U-20. Dia mengasah ketajaman Jens Raven dan kolega sebelum skuad Garuda Muda -julukan Timnas- terbang ke Tiongkok untuk mulai beraksi pada 12 Februari hingga 1 Maret mendatang.
"Pertama saya ucapkan terima kasih kepada Pak Ketum (Ketua Umum PSSI) Erick Thohir, Pak Sekjend (Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi), dan pak BTN (Badan Tim Nasional, Sumardji) terus Timnas U-20 karena diberi kesempatan lagi kembali ke timnas," katanya di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Rabu (5/2).
"Bagi saya yang seperti saya katakan, timnas adalah segalanya buat saya dan saya siap kapan pun buat di timnas," jelas Si Kurus, julukan Kurniawan saat menjadi pemain.
Sebelum bergabung dengan Timnas Indonesia U-20, Kurniawan Dwi Yulianto adalah staf kepelatihan Como 1907 sejak 2021. Lantas bagaimana dengan kariernya di klub Italia tersebut saat ini?
Kurniawan mengisyaratkan bahwa dia telah menanggalkan jabatannya. Dia mengakui bahwa ini bukanlah keputusan yang mudah untuk dibuat.
"Memang pilihan yang sulit, tapi saya sudah laporkan ke Presiden Como, dan ini adalah ketiga kalinya saya ditawarkan gabung ke tim ini, dan saya katakan, mungkin ini saatnya saya mengabdi kembali ke timnas," kata Kurniawan.
Kurniawan Dwi Yulianto pun bersyukur karena manajemen, bahkan petinggi Como 1907 memberikan restu kepada dirinya untuk bergabung dengan Timnas Indonesia U-20. Dirinya pun kini bisa fokus penuh ke skuad Garuda.
"Dan alhamdulillah presiden Como juga mensuport sepenuhnya, bahkan, beliau mengatakan bahwa ‘kita akan memberikan yang terbaik apa yang kamu butuhkan, pokoknya goodluck lah buat Timnas’ seperti itu," pungkas Kurniawan.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
