Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 5 Februari 2025 | 00.25 WIB

Paul Munster Wajib Tiru Aji Santoso Sambangi Pohon Cinta Pasoepati-Bonek, Agar Paham Arti Perjuangan Mendukung Persebaya Surabaya

Pendiri Museum Titik Nol Pasoepati Mayor Haristanto menunjukan tinggi tanaman saat baru ditanam 2011 silam ke legenda Persebaya Surabaya Aji Santoso. (Media Persebaya)

 

JawaPos.com — Persebaya Surabaya tengah menghadapi ujian berat di Liga 1 indonesia 2024/2025. Green Force belum meraih kemenangan dalam lima laga terakhir dengan hasil empat kekalahan dan satu imbang.

Rentetan hasil buruk itu membuat Paul Munster mulai mendapat sorotan. Tumpulnya lini depan serta rapuhnya pertahanan jadi dua faktor utama yang membuat Persebaya Surabaya kehilangan banyak poin.

Dalam lima laga terakhir, Persebaya Surabaya hanya mampu mencetak dua gol. Parahnya, satu gol berasal dari titik penalti dan satu lagi akibat bunuh diri pemain lawan.

Situasi ini tentu membuat Paul Munster berpikir keras mencari solusi. Ia menegaskan Persebaya Surabaya harus segera bangkit demi menjaga peluang di papan atas klasemen.

Munster menuntut para pemainnya untuk tampil lebih tajam dalam penyelesaian akhir. Menurutnya, jika tim gagal menciptakan peluang, itu adalah masalah besar yang harus segera diperbaiki.

Ia juga menegaskan kemenangan wajib diraih dalam pertandingan berikutnya. Kepercayaan diri para pemain harus segera dikembalikan demi memperbaiki tren negatif.

"Kami ingin semua pemain tampil maksimal," kata Munster. "Kami tidak peduli bagaimana cara mencetak gol, yang penting ada gol."

Pelatih asal Irlandia Utara itu juga merespons tekanan dari suporter. Ia mengaku tidak masalah dengan kritik yang dilontarkan karena itu akan menjadi bahan evaluasi bagi tim.

"Jika ada tuntutan negatif dari suporter, saya menghormatinya," tegas Munster. "Kami harus mengambil sisi positif dari situasi ini dan kembali bertarung."

Mantan Direktur Teknik Brunei Darussalam itu juga menyadari Liga 1 Indonesia 2024/2025 sangat kompetitif. Ia menilai setiap pertandingan yang dilakoni Persebaya Surabaya selalu sulit dan membutuhkan mental baja.

"Liga 1 itu sulit, bulan ini sangat berat bagi kami," ujar Munster. "Tapi inilah sepak bola, terkadang situasi seperti ini terjadi. Saya ingin segera bangkit."

Di tengah situasi sulit ini, ada memori hangat dari pertemuan Persebaya Surabaya dengan Persis Solo. Pada 23 Juni 2023, suasana persahabatan terasa menjelang laga uji coba kedua tim di Stadion Manahan, Solo.

Kala itu, Persis memberikan kuota bagi Bonek yang hadir terkoordinir dari Surabaya. Sebelum laga, pelatih dan pemain Persebaya Surabaya mengunjungi Museum Titik Nol Pasoepati sebagai simbol perdamaian suporter.

Aji Santoso yang kala itu masih menjadi pelatih Persebaya Surabaya turut hadir dalam kunjungan tersebut. Ia didampingi Kadek Raditya saat bertemu dengan Mayor Haristanto, pendiri museum yang juga tokoh Pasoepati.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore