Paul Munster marah besar dengan kinerja wasit di laga PSS Sleman vs Persebaya Surabaya. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya menghadapi ujian berat di pekan ke-21 Liga 1 Indonesia 2024/2025. Tim asuhan Paul Munster harus bangkit setelah empat kekalahan beruntun yang menggoyahkan posisi mereka di papan atas.
Rekam jejak pertemuan dengan Persita Tangerang menjadi salah satu harapan Green Force. Mereka pernah menghancurkan Pendekar Cisadane lima gol tanpa balas dalam laga tandang dua tahun lalu.
Saat itu, Persebaya Surabaya masih ditangani Aji Santoso dengan komposisi skuad yang berbeda. Nama-nama seperti Marselino Ferdinan, Paulo Victor, Rizky Ridho, Ahmad Nufiandani, dan Sho Yamamoto masih menjadi tulang punggung tim.
Di Stadion Indomilk Arena pada 18 Januari 2023, Persebaya Surabaya tampil dominan sejak awal laga. Ernando Ari sempat melakukan penyelamatan penting sebelum akhirnya gawang Persita menjadi sasaran empuk serangan bertubi-tubi.
Gol pertama dicetak Marselino Ferdinan setelah memanfaatkan umpan matang dari Paulo Victor. Tak lama berselang, Rizky Ridho menggandakan keunggulan lewat eksekusi tendangan bebas spektakuler.
Persebaya Surabaya semakin nyaman dengan keunggulan dua gol dan terus menekan tuan rumah. Hasilnya, akselerasi Ahmad Nufiandani di area penalti membuatnya dilanggar oleh kiper Dhika Bhayangkara.
Wasit menunjuk titik putih, dan Paulo Victor yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna. Skor berubah menjadi 4-0, mempertegas dominasi tim asal Surabaya di kandang lawan.
Menjelang laga usai, Sho Yamamoto ikut mencatatkan namanya di papan skor. Golnya memastikan kemenangan telak 5-0 yang menjadi salah satu kemenangan terbesar Persebaya Surabaya dalam sejarah Liga 1.
Kini, situasi berbeda harus dihadapi Paul Munster bersama skuad barunya. Tidak ada lagi Marselino Ferdinan dan kawan-kawan, namun tetap ada harapan untuk mengulangi kemenangan besar tersebut.
Persebaya Surabaya saat ini masih tertahan di peringkat ketiga klasemen sementara. Dari 20 pertandingan, mereka mengoleksi 37 poin hasil dari 11 kemenangan, 4 imbang, dan 5 kekalahan.
Sayangnya, tren negatif melanda dalam empat laga terakhir. Rentetan kekalahan membuat Munster harus memutar otak agar Persebaya Surabaya bisa kembali ke jalur kemenangan.
Di sisi lain, Persita Tangerang datang dengan modal yang cukup baik. Mereka berhasil mencuri satu poin dari kandang Madura United pekan lalu dan semakin percaya diri menghadapi laga ini.
Saat ini, Persita mengoleksi 31 poin dari 20 pertandingan. Catatan mereka terdiri dari 9 kemenangan, 4 hasil imbang, dan 7 kekalahan.
Paul Munster menyadari tekanan besar yang dihadapi timnya. Dalam konferensi pers sebelum pertandingan, ia menegaskan pentingnya kembali ke dasar permainan.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
