Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 28 Januari 2025 | 16.58 WIB

Drama Barito Putera, Pemecatan Rahmad Darmawan Tepat Sebelum Laga Berujung Kemenangan Telak atas Persebaya Surabaya

Persebaya Surabaya menelan kekalahan keempat beruntun usai takluk dari Barito Putera. (ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF) - Image

Persebaya Surabaya menelan kekalahan keempat beruntun usai takluk dari Barito Putera. (ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF)

JawaPos.com - Barito Putera mencatatkan kemenangan impresif 3-0 atas Persebaya Surabaya dalam lanjutan Liga 1 2024/25 di Stadion Dipta, Gianyar, Sabtu (25/1) malam WIB. Laga ini menjadi sorotan bukan hanya karena hasil akhirnya, tetapi juga keputusan mendadak manajemen Barito Putera yang memecat pelatih Rahmad Darmawan hanya tiga jam sebelum pertandingan dimulai.

Kemenangan ini mengakhiri tren buruk Barito Putera yang tengah terpuruk di papan bawah klasemen. Meski begitu, posisi mereka tetap belum berubah, bertahan di peringkat ke-15 dengan 18 poin. Di sisi lain, kekalahan ini memperpanjang mimpi buruk Persebaya yang telah menelan empat kekalahan beruntun, meskipun mereka masih berada di posisi kedua klasemen sementara dengan 37 poin.

Pemecatan Mendadak Rahmad Darmawan

Keputusan untuk memecat Rahmad Darmawan diumumkan secara resmi hanya beberapa jam sebelum kick-off. Manajemen menunjuk Vitor Tinoco sebagai pelatih kepala baru, sementara Frans Sinatra Huwae dipercaya sebagai caretaker pada pertandingan melawan Persebaya.

“Terima kasih Coach Rahmad Darmawan atas cinta dan dedikasi yang telah diberikan untuk Barito Putera. Semoga sukses selalu menyertai langkah berikutnya,” bunyi pernyataan resmi dari manajemen Barito Putera.

CEO Barito Putera, Hasnuryadi Sulaiman, menjelaskan bahwa perekrutan Vitor Tinoco didasari pada prinsip kekeluargaan yang dipegang teguh klub. “Pesan Abah dan Mama, bahwa sekali kita keluarga Barito Putera, selamanya kita keluarga, menjadi dasar kami untuk membawa kembali Vitor,” ujar Hasnuryadi.

Tinoco bukan wajah baru bagi Barito Putera. Sebelumnya, ia menjabat sebagai pelatih fisik Barito dari 2017 hingga 2020 sebelum bergabung dengan Persik Kediri di peran serupa. “Saya sangat senang kembali ke Barito Putera, tim ini seperti keluarga bagi saya. Bersama-sama, kita akan bekerja keras untuk bangkit dan mencapai target,” ujar Tinoco penuh semangat.

Kemenangan Telak di Tengah Gejolak

Meski pergantian pelatih dilakukan secara mendadak, Barito Putera tampil sangat percaya diri. Dominasi mereka terlihat jelas di babak pertama, di mana Matias Mier mencetak dua gol cepat pada menit ke-8 dan 23.

Persebaya mencoba bangkit di babak kedua, namun mereka kesulitan menembus lini pertahanan Barito yang tampil solid. Sebaliknya, Mier menyempurnakan performa apiknya dengan mencetak gol ketiga di penghujung laga, memastikan hat-trick dan kemenangan telak 3-0 bagi Barito Putera.

Kekalahan ini menambah derita Persebaya, yang kini tercatat gagal meraih poin dalam empat laga berturut-turut. Meskipun mereka tetap berada di peringkat kedua klasemen sementara, tekanan terhadap pelatih Paul Munster semakin meningkat. Dukungan dari suporter setia mereka, Bonek, mulai goyah, dengan desakan perubahan yang semakin nyaring terdengar.

Komposisi Pelatih Liga 1: Lokal Kian Terpinggirkan

Pemecatan Rahmad Darmawan juga menyoroti semakin menipisnya jumlah pelatih lokal di Liga 1. Hingga pekan ke-20, hanya tersisa dua pelatih lokal, yakni Emral Abus (PSBS Biak) dan Imran Nahumarury (Malut United). Liga 1 musim ini didominasi oleh pelatih asing, dengan berbagai latar belakang negara seperti Brasil, Spanyol, Portugal, dan Argentina.

Berikut daftar pelatih di Liga 1 2024/2025:

  1. Arema FC - Zé Gomes - Portugal
  2. Bali United - Stefano Cugurra - Brasil
  3. Barito Putera - Vitor Tinoco - Brasil
  4. Borneo FC - Joaquín Gómez - Spanyol
  5. Dewa United - Jan Olde Riekerink - Belanda
  6. Madura United - Alfredo Vera - Argentina
  7. Malut United - Imran Nahumarury - Indonesia
  8. Persebaya - Paul Munster - Irlandia Utara
  9. Persib Bandung - Bojan Hodak - Kroasia
  10. Persija Jakarta - Carlos Pena - Spanyol
  11. Persik Kediri - Marcelo Rospide - Brasil
  12. Persis Solo - Ong Kim Swee - Malaysia
  13. Persita Tangerang - Fabio Lefundes - Brasil
  14. PSBS Biak - Emral Abus - Indonesia
  15. PSIS Semarang - Gilbert Agius - Malta
  16. PSM Makassar - Bernardo Tavares - Portugal
  17. PSS Sleman - Mazola Junior - Brasil
  18. Semen Padang - Eduardo Almeida - Portugal

Harapan dan Target di Sisa Musim

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore