Laga Deltras FC vs Persibo ricuh, laga belum berakhir. Begini keputusan Komdis PSSI. (Anton/Radar Bojonegoro)
JawaPos.com - Deltras Sidoarjo yang sempat mengukir kemenangan kontroversial atas Persibo Bojonegoro untuk memastikan diri lolos ke babak delapan besar Liga 2, kini harus menghadapi kenyataan pahit setelah dikalahkan 1-0 oleh PSIM Yogyakarta di laga perdana babak 8 besar, Senin (20/1), di Stadion Mandala Krida.
Persiapan matang Deltras yang sudah dimulai jauh-jauh hari tidak membuahkan hasil yang diinginkan. Pelatih Bejo Sugiantoro sempat yakin bahwa mental anak asuhnya tidak akan terpengaruh oleh situasi kontroversial sebelumnya. Namun, meski tak gentar, tekanan besar dari PSIM Yogyakarta membuat Deltras kesulitan untuk mengembangkan permainan di babak pertama.
Ayah dari eks kapten Persebaya Surabaya, Rachmat Irianto itu menyatakan bahwa anak-anak asuhnya sudah sangat siap menghadapi PSIM Yogyakarta. Bejo menyebutkan, mereka telah mengantisipasi laga ini sejak awal dan tidak membiarkan hasil kontroversial melawan Persibo mempengaruhi persiapan tim.
“Kami sudah antisipasi sejak awal, pemain tahu kondisi yang kami hadapi,” kata Bejo, dilansir dari Radar Sidoarjo.
Namun, saat laga dimulai, PSIM Yogyakarta tampil dominan, terutama di babak pertama. Beberapa kali serangan mengancam pertahanan Deltras, tetapi tim Sidoarjo berhasil bertahan dengan disiplin.
Babak pertama berakhir tanpa gol, meski PSIM lebih menguasai permainan.
Di babak kedua, meski Deltras berusaha keluar dari tekanan, mereka gagal memanfaatkan peluang.
PSIM Yogyakarta yang dipimpin oleh Rafinha, akhirnya berhasil membuka skor pada menit ke-54 berkat umpan pendek dari Savio Sheva. Rafinha dengan tenang menempatkan bola ke pojok kanan gawang Deltras, membawa PSIM unggul 1-0.
Setelah gol tersebut, Laskar Mataram semakin nyaman menjaga ritme permainan mereka, sementara Deltras terus tertekan. Dengan beberapa pelanggaran keras yang terjadi, tensi pertandingan semakin meningkat. Meski berusaha keras, Deltras tidak mampu membalikkan keadaan hingga peluit panjang berbunyi, menandakan kemenangan 1-0 untuk PSIM Yogyakarta.
Hasil ini membuat Deltras gagal membawa pulang poin berharga dari Yogyakarta. Setelah sempat berharap banyak dengan kemenangan sebelumnya, kini harapan Deltras untuk melangkah lebih jauh di Liga 2 menghadapi kenyataan pahit.
PSIM Yogyakarta, dengan permainan dominan mereka, berhasil mengunci kemenangan penting di babak 8 besar. Dengan hasil ini, Deltras harus segera fokus pada pertandingan selanjutnya untuk mempertahankan ambisi mereka menuju Liga 1.
Di sisi lain, kemenangan yang diraih oleh PSIM menjadi modal bagus sebelum bertandang ke markas PSPS Pekanbaru, di pertandingan kedua babak 8 besar di Pekanbaru, pada Minggu (26/1/2025) mendatang.
"Tentu saja kami bersyukur, Alhamdulillah, laga yang kami prediksi dari awal ketat tapi semua pemain bisa memberikan yang terbaik," ungkap caretaker PSIM Yogyakarta, Erwan Hendarwanto, dalam sesi konferensi pers usai laga.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
