Dejan Tumbas saat dikawal pemain PSS Sleman, Cleberson. Berikut deretan pemain Green Force dengan rating rendah saat dijamu Super Elja. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya harus menelan pil pahit setelah kalah 3-1 dari PSS Sleman dalam laga lanjutan Liga 1 Indonesia 2024/2025. Kekalahan ini menjadi sorotan besar, terutama karena delapan pemain inti Green Force tampil di bawah standar dengan rating di bawah rata-rata 6.60.
Pelatih Paul Munster mencoba berbagai strategi untuk membalikkan keadaan di babak kedua. Ia memasukkan Alfan Suaib, Dejan Tumbas, dan Malik Risaldi untuk menggantikan Kasim Botan, Riswan Lauhin, dan Toni Firmansyah.
Meski berusaha keras, Persebaya Surabaya tidak mampu memanfaatkan peluang emas yang mereka dapatkan. Salah satunya adalah sundulan Flavio Silva di menit ke-48 yang berhasil ditepis dengan gemilang oleh kiper PSS, Alan Jose.
Sempat ada harapan bagi Green Force ketika Dejan Tumbas mencetak gol di awal babak kedua. Namun, gol tersebut dianulir oleh wasit karena Dejan berada dalam posisi offside saat menerima bola.
Persebaya Surabaya terus menggempur pertahanan PSS Sleman dengan berbagai variasi serangan. Pada menit ke-57, wasit akhirnya memberikan penalti setelah Dejan Tumbas dilanggar oleh bek PSS, Cleberson Martins.
Bruno Moreira yang menjadi algojo penalti berhasil menjalankan tugasnya dengan baik. Tendangan kerasnya sukses menggetarkan jala PSS dan memperkecil ketertinggalan menjadi 3-1.
Namun, PSS Sleman tidak tinggal diam dan kembali melancarkan serangan balik cepat. Meski lini belakang Persebaya Surabaya mencoba bertahan dengan solid, mereka kesulitan menghentikan agresivitas Super Elang Jawa.
Paul Munster kembali melakukan pergantian pemain di sisa pertandingan untuk menambah daya dobrak. Oktafianus Fernando dan Dime Dimov masuk menggantikan Gilson Costa dan Kadek Raditya.
Di penghujung laga, Bruno Moreira hampir mencetak gol keduanya lewat sepakan keras dari luar kotak penalti. Sayangnya, Alan Jose lagi-lagi tampil luar biasa dengan menepis tendangan Bruno yang mengarah ke sudut gawang.
Hingga peluit akhir dibunyikan, skor tetap tidak berubah dan PSS Sleman memastikan kemenangan 3-1. Kekalahan ini membuat Persebaya Surabaya tetap berada di posisi kedua klasemen sementara dengan raihan 37 poin.
Selain hasil pertandingan, penampilan individu para pemain Persebaya Surabaya menjadi perhatian. Dari 11 pemain inti yang diturunkan, delapan di antaranya mendapat rating di bawah rata-rata 6.60.
Bruno Moreira menjadi salah satu pemain dengan performa paling menonjol meski timnya kalah. Ia mendapat rating 7.3 berkat kontribusi besar dalam mencetak gol dan menciptakan peluang berbahaya.
Flavio Silva juga tampil cukup baik dengan rating 7.5. Sundulan dan duel udaranya beberapa kali mengancam lini pertahanan PSS meski gagal menghasilkan gol tambahan. Kontribusi besar pemain muda Toni Firmansyah juga mendapatkan rating 7.0.
Sebaliknya, beberapa pemain kunci Persebaya Surabaya tampil mengecewakan di laga ini. Gilson Costa hanya mendapatkan rating 6.1, jauh dari harapan untuk seorang gelandang bertahan.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
