
Nomor punggung Dime Dimov dan Dejan Tumbas yang jadi harapan baru Persebaya Surabaya nan menjanjikan. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya kembali memanaskan persaingan Liga 1 2024/2025 dengan perekrutan dua pemain asing baru. Dime Dimov dan Dejan Tumbas resmi diperkenalkan sebagai bagian dari skuad Green Force di putaran kedua. Kehadiran mereka menjadi sorotan karena langsung mendapatkan sambutan hangat dari Bonek. Tidak hanya dari sisi teknis, kedua pemain ini juga diberi nama Suroboyoan, yaitu Cak Bas untuk Dejan Tumbas dan Cak Dim untuk Dime Dimov.
Namun, ada hal menarik yang mencuri perhatian saat pengumuman nomor punggung mereka. Nomor punggung 5 yang sebelumnya diisukan akan dipakai salah satu pemain baru ternyata tidak digunakan.
Dime Dimov memilih nomor 4, sebuah angka yang identik dengan posisi bek tengah. Sementara itu, Dejan Tumbas, sang striker anyar, memutuskan untuk mengenakan nomor 91 yang cukup unik.
Pilihan nomor punggung ini menjadi perbincangan hangat di kalangan suporter. Banyak yang penasaran dengan alasan di balik keputusan mereka memilih nomor tersebut.
Direktur Operasional Persebaya Surabaya, Candra Wahyudi, menjelaskan perekrutan ini sudah melalui pertimbangan matang. Kehadiran Dime dan Dejan diharapkan dapat memberikan dampak positif pada performa tim.
“Jadi kebijakan Persebaya untuk melengkapi kuota asing pemain di putaran kedua sudah kita pertimbangkan suatu asing diskusi dengan kita ingin menambah dua pemain asing,” ujar Direktur Operasional Persebaya Surabaya Candra Wahyudi. Ia menambahkan, kedua pemain ini tidak hanya diproyeksikan untuk putaran kedua tetapi juga menjadi bagian dari rencana jangka panjang klub.
“Tentunya dengan pertimbangan agar kekuatan Persebaya di putaran kedua menjadi lebih baik,” imbuhnya.
Dime Dimov, pemain asal Makedonia Utara, dikenal sebagai bek tengah tangguh. Dengan tinggi badan 184 cm, ia memiliki atribut fisik yang ideal untuk mengawal lini pertahanan.
Selama kariernya, Dime telah mencatatkan 218 penampilan dengan total 19.186 menit bermain. Ia juga menyumbangkan 2 gol dan 2 assist serta mengoleksi 35 kartu kuning.
Nilai pasar Dime saat ini mencapai Rp 7,82 miliar, menjadikannya salah satu bek asing dengan reputasi tinggi. Angka tersebut juga menjadi nilai pasar tertinggi dalam kariernya hingga saat ini.
Di sisi lain, Dejan Tumbas adalah striker serba bisa asal Serbia. Pemain berusia 25 tahun ini memiliki tinggi badan 187 cm yang membuatnya unggul dalam duel udara.
Dejan telah mencetak 21 gol dan 6 assist dari total 128 penampilan sepanjang kariernya. Dengan nilai pasar sebesar Rp 3,48 miliar, ia dianggap sebagai investasi yang menjanjikan bagi Persebaya Surabaya.
Pilihan nomor punggung 91 oleh Dejan juga memunculkan spekulasi di kalangan suporter. Beberapa menduga angka tersebut memiliki makna pribadi bagi sang pemain.
Sementara itu, nomor 4 yang dipilih Dime sangat sesuai dengan perannya sebagai bek tengah. Angka ini sering dikaitkan dengan soliditas dan ketangguhan di lini belakang.
Manajemen Persebaya Surabaya memastikan kedua pemain baru ini dapat langsung berkontribusi. Candra Wahyudi menyebut mereka akan membawa warna baru dalam permainan Green Force.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
