Christian Rontini dikabarkan telah merapat ke Surabaya. Ia tinggal selangkah lagi gabung Persebaya. (Instagram @christian_rontini18)
JawaPos.com — Spekulasi mengenai pemain baru Persebaya Surabaya semakin ramai setelah unggahan kode misterius di akun Instagram resmi klub. Mereka mengisyaratkan akan memperkenalkan pemain baru pada Minggu, 5 Januari 2025, dengan nomor punggung 5.
Kode tersebut semakin menguatkan dugaan Christian Rontini, bek Madura United, akan bergabung dengan skuad Green Force pada paruh musim ini. Dalam unggahan tersebut, terlihat jersey ketiga Persebaya Surabaya berwarna merah dengan tulisan, “He is coming, 5-1-2025.”
Unggahan ini memantik reaksi antusias dari Bonek dan Bonita yang langsung menghubungkannya dengan kedatangan Rontini. Terlebih, laporan menyebutkan Christian Rontini telah tiba di Surabaya hari ini di kawasan Mulyosari berdasarkan unggahan Instagram Story pribadinya, Sabtu (4/1/2025).
Nomor punggung 5 yang disebut dalam kode memang identik dengan mantan bek Persebaya Surabaya, Rizky Ridho. Namun, kini nomor tersebut tampaknya akan menjadi milik pemain baru, dengan Rontini sebagai kandidat utama.
Komentar-komentar dari Bonek semakin menguatkan spekulasi ini. “A1 Rontini iki ketok e,” ujar salah satu suporter yang meyakini sang pemain adalah Rontini.
“Coba liat SG Christian Rontini,” tambah yang lain, merujuk pada Instagram Story pemain berdarah Italia-Filipina tersebut. Unggahan Rontini memang menunjukkan aktivitas yang sejalan dengan dugaan ia tengah bersiap memperkuat Persebaya Surabaya.
Pemain berusia 25 tahun itu diketahui memiliki hubungan baik dengan legenda sepak bola Indonesia, Cristian Gonzales. Salah satu komentar Bonek bahkan menyebut, “Mantune @el_locogoliadorcg10_,” yang berarti “menantu” Gonzales.
Statistik Christian Rontini di putaran pertama Liga 1 2024/2025 bersama Madura United menunjukkan performa yang cukup solid sebelum kemudian hengkang dari klub tersebut. Ia tampil dalam lima pertandingan, semuanya sebagai starter, dengan rata-rata bermain 52 menit per laga.
Meski jarang melakukan tembakan, ia mencatatkan dua assist yang menunjukkan kontribusinya dalam membangun serangan. Rata-rata umpan kunci yang ia lakukan mencapai 0,8 per pertandingan, dengan akurasi umpan keseluruhan mencapai 91%.
Sebagai seorang bek, Rontini juga memiliki kemampuan bertahan yang dapat diandalkan. Ia mencatat rata-rata 1,6 intersep dan 3,6 recoveries per pertandingan, menunjukkan perannya dalam menghentikan serangan lawan.
Selain itu, ia mampu memenangkan 53% duel udara, yang menunjukkan kekuatannya dalam duel bola atas. Namun, ia juga mencatat satu kesalahan yang berujung pada peluang lawan.
Performa ini cukup impresif meski hanya bermain selama 258 menit di paruh pertama musim ini. Rontini juga mencatatkan tingkat keberhasilan dribel sebesar 100%, meski hanya mencoba dribel sebanyak 0,2 kali per pertandingan.
Kehadirannya di lini belakang Persebaya Surabaya akan memberikan tambahan opsi yang sangat dibutuhkan oleh Paul Munster. Apalagi, Persebaya Surabaya memiliki ambisi besar untuk mempertahankan performa apik mereka di Liga 1 musim ini.
Bagi Persebaya Surabaya, kedatangan pemain dengan karakter seperti Rontini dapat memperkuat lini belakang mereka. Duetnya dengan Kadek Raditya di jantung pertahanan bisa menjadi kombinasi yang solid.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
