Arab Saudi diprediksi kalah dari Australia dan jadi peluang besar untuk Timnas Indonesia Piala Dunia 2026. (Instagram @saudint)
JawaPos.com — Timnas Arab Saudi diprediksi bakal menemui ujian berat kala bertemu Australia sebelum berhadapan dengan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Jika prediksi ini terbukti, kondisi tersebut dapat menjadi keuntungan bagi skuad Garuda saat bertemu dengan Arab Saudi di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Jadwal ketat menanti Timnas Indonesia yang akan menghadapi dua laga penting pada November 2024 dalam Grup C babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Di laga pertama, skuad Garuda akan menjamu Jepang pada 15 November, dan selang beberapa hari kemudian menghadapi Arab Saudi pada 19 November 2024 di SUGBK.
Menghadapi Arab Saudi dengan kondisi mereka yang tengah terpuruk tentu akan menjadi peluang yang patut dimanfaatkan Timnas Indonesia. Sebab, sebelum datang ke Jakarta, Arab Saudi harus menghadapi Australia pada 14 November 2024, yang diprediksi bakal menjadi laga sulit bagi Green Falcons.
Laporan Sportskeeda menyebutkan bahwa ada dua faktor utama yang berpotensi menyebabkan Arab Saudi tumbang dari Australia. Pertama, tim asuhan Herve Renard itu sedang dalam kondisi performa menurun, sementara Australia tengah tampil perkasa di bawah pelatih barunya, Tony Popovic.
Meski kedua tim sama-sama mengalami pergantian pelatih, hasil yang diraih sangat berbeda. Australia yang ditangani Popovic berhasil menang 3-1 atas Tiongkok dan menahan Jepang 1-1 di kandangnya, meski Jepang sebelumnya tampil meyakinkan dengan kemenangan beruntun di tiga laga awal.
Sebaliknya, Arab Saudi yang sebelumnya ditangani Roberto Mancini justru mengalami kesulitan konsistensi di lapangan. Fakta itu pula yang membuatnya digantikan Renard, dan pelatih asal Prancis itu pernah menangani Arab Saudi di periode sebelumnya. Namun, hasil buruk di akhir kepelatihannya menyebabkan posisi Renard sempat digantikan Mancini.
Mancini, yang baru menukangi Arab Saudi, belum mampu membawa perubahan signifikan bagi Green Falcons. Dalam beberapa laga terakhir, Arab Saudi tidak tampil dengan performa maksimal yang seharusnya, sehingga diprediksi akan sulit menghadapi kekuatan Australia yang tengah bangkit.
Faktor kedua yang membuat Australia difavoritkan menang adalah keunggulan dalam rekor pertemuan melawan Arab Saudi. Dalam 10 pertemuan sebelumnya, Australia berhasil meraih lima kemenangan, tiga hasil imbang, dan hanya kalah dua kali dari Arab Saudi.
Dari seluruh rekor pertemuan itu, empat di antaranya digelar di kandang Australia, dan hasilnya tak pernah kalah dari Arab Saudi. Fakta ini menunjukkan betapa solidnya Australia ketika bermain di kandangnya sendiri.
Bermodalkan rekor pertemuan positif dan performa tim yang konsisten, Australia diyakini bakal menambah catatan kemenangan atas Arab Saudi di laga ini. Jika prediksi ini tepat, maka Arab Saudi akan datang ke Jakarta dengan kondisi mental yang tidak stabil.
Dengan hasil minor melawan Australia, Arab Saudi mungkin akan mengalami tekanan psikologis menjelang laga melawan Timnas Indonesia. Timnas Indonesia dapat memanfaatkan kondisi ini untuk mengambil inisiatif serangan dan bermain lebih percaya diri di hadapan suporter sendiri.
Arab Saudi yang datang ke SUGBK dengan modal kekalahan tentu akan menjadi angin segar bagi Garuda. Skuad asuhan Shin Tae-yong diharapkan mampu mengoptimalkan kesempatan ini demi mengamankan poin penting di hadapan pendukung setia.
Menghadapi Arab Saudi yang lelah usai melawan Australia, Timnas Indonesia berpeluang memanfaatkan ketenangan dan kebugaran pemainnya. Pertandingan yang berdekatan tentu akan berpengaruh pada stamina dan kesiapan tim tamu, yang harus segera beradaptasi dengan atmosfer SUGBK.
Kedua tim sudah pernah bertemu beberapa kali dalam sejarah Kualifikasi Piala Dunia, dengan hasil yang ketat. Kini, dengan Arab Saudi yang datang dari pertandingan melelahkan di Australia, peluang Indonesia untuk mencetak sejarah baru terbuka lebar.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
