
FIT: Kasim Botan siap menggantikan posisi Malik Risaldi yang hampir pasti tidak bisa dimainkan melawan PSIS Semarang (2/11) karena cedera. (ANGGER BONDAN/JAWA POS)
JawaPos.com – Persebaya Surabaya mendapat “keuntungan” saat menghadapi PSIS Semarang pada 2 November mendatang. Sebab, PSIS Semarang tidak bisa menurunkan skuad terbaiknya.
PSIS ditinggal beberapa pemain inti. Riyan Ardiansyah dan Evandro Brandao dipastikan absen akibat cedera. Sementara PSIS juga masih menunggu status hukuman Ady Satryo dan Ruxi Bonet. Artinya, PSIS berpeluang kehilangan empat pemain utamanya.
Kondisi itu jelas bakal mempengaruhi performa tim. Karena itu, pelatih PSIS Gilbert Agius tidak berani sesumbar. “Apalagi Persebaya sedang dalam tren yang bagus. Mereka juga ada di papan atas klasemen,” kata pelatih 50 tahun tersebut.
Green Force baru menelan satu kekalahan dari sembilan laga. Kondisi itu berbanding terbalik dengan PSIS. Laskar Mahesa Jenar dalam kondisi yang tidak ideal. Mereka belum pernah menang dalam enam laga beruntun. Menelan lima kekalahan dan satu hasil imbang.
“Tim kami sedang tidak terlalu baik. Tentu ini akan jadi laga yang sulit,” kata Gilbert. Meski begitu, dia memegaskan timnya tetap akan berupaya memberi kejutan. “Kami masih punya waktu untuk melakukan persiapan. Kami ingin bersiap dengan baik untuk bisa meraih hasil positif,” terang pelatih kelahiran 22 Februari 1974 itu.
Di kubu Persebaya, kemungkinan hanya Malik Risaldi yang absen. Winger 27 tahun itu mengalami cedera saat melawan PSM Makassar (23/10). Malik bahkan sempat dilarikan ke rumah sakit saat pertandingan berlangsung.
Jika absen, posisinya bakal digantikan oleh Kasim Botan. Selain itu, masih ada Alfan Suaib. “Kami semua kecewa dengan hasil ini. Kami ingin menang tetapi hasil akhir berkata lain. Kami punya waktu untuk bangkit,” cetus bek Persebaya Ardi Idrus.
Namun, venue duel kedua tim masih belum jelas. Awalnya, laga akan dihelat di Stadion Moch. Soebroto, Magelang. Tapi tidak ada rekomendasi keamanan. Panpel PSIS sempat mengajukan Stadion Manahan, Solo. Tapi hasilnya juga sama. Kabarnya, mereka malah diminta untuk menggelar laga di luar Jawa Tengah.
Pihak panpel PSIS ternyata sudah melakukan komunikasi dengan beberapa pengurus stadion. Mulai dari Si Jalak Harupat, Bandung. Lalu Stadion Batakan dan I Wayan Dipta, Gianyar. Sampai saat ini masih belum ada kepastian stadion mana yang akhirnya dipilih. Yang jelas, pihak panpel PSIS memastikan laga akan tetap berjalan sesuai jadwal. (gus/ali)

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
