Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 6 September 2024 | 04.39 WIB

Shin Tae-yong Pastikan Timnas Indonesia Butuh Tambahan 2 Pemain Naturalisasi Lagi, Berikut Posisinya

Shin Tae-yong (tengah) bersama Jay Idzes saat menghadiri jumpa pers jelang pertemuan dengan Arab Saudi di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. (Dok: PSSI-GSI) - Image

Shin Tae-yong (tengah) bersama Jay Idzes saat menghadiri jumpa pers jelang pertemuan dengan Arab Saudi di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. (Dok: PSSI-GSI)

JawaPos.com – Shin Tae-yong terus berupaya memperkuat skuad Timnas Indonesia. Terbaru, juru taktik asal Korea Selatan itu berencana menambah dua pemain berdarah Indonesia.

Dia berharap kedua pemain itu dinaturalisasi oleh PSSI dan pemerintah agar bisa bermain untuk skuad Garuda -julukan Timnas Indonesia-.

Sejak resmi menjadi pelatih Timnas Indonesia pada 2019 lalu, Shin Tae-yong telah memiliki dan menggunakan 12 pemain naturalisasi.

Mereka adalah Marc Klok, Jordi Amat, Sandy Walsh, Shayne Pattynama, Rafael Struick, Ivar Jenner, Justin Hubner, Jay Idzes, Nathan Tjoe-A-On, Ragnar Oratmangoen, Thom Haye, Calvin Verdonk, dan Maarten Paes.

Selain ke-12 pemain tersebut, ada juga nama Elkan Baggott, pemain kelahiran Bangkok, Thailand asal Inggris yang punya darah Indonesia. Namun, Baggott tak menempuh jalur naturalisasi, melainkan lewat pemilihan status warga negara.

Semua pemain itu pernah merasakan bermain untuk Timnas Indonesia di era Shin Tae-yong. Level dan pencapaian skuad Garuda sekarang juga terus meningkat. Termasuk saat berhasil melaju ke putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 untuk kali pertama.

Pun begitu, Shin Tae-yong tampaknya belum puas. Dia menyebut masih menginginkan tambahan dua pemain keturunan untuk dinaturalisasi. 

"Menurut saya, kemungkinan akan ada dua pemain naturalisasi lagi sebagai tambahan," katanya dalam wawancara bersama anggota eksekutif (Exco) PSSI Arya Sinulingga dalam kanal YouTube PSSI.

Lantas, posisi apa yang dibutuhkan oleh Shin Tae-yong untuk memperkuat Timnas Indonesia? Dia menjawab lini depan, tepatnya striker. "Posisi striker yang sangat dibutuhkan saat ini. Mungkin akan ada penambahan posisi tersebut," jelasnya.

Penyerang memang jadi pos yang selama ini disorot dalam tubuh Timnas Indonesia. Sebab, lini depan Garuda kerap tumpul dan tak punya sosok striker yang tajam. Shin Tae-yong pun kerap mengeluhkannya.

Sorotan pada penyerang Timnas Indonesia muncul setelah produktivitas gol Garuda sepanjang puataran kedua kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia terbilang minim.

Total hanya delapan gol yang tercipta. Itu pun tidak semua gol diciptakan pemain berposisi penyerang atau striker.

Saat menghadapi Irak misalnya, gol Timnas Indonesia diciptakan oleh Shayne Pattynama. Kemudian ketika lawan Filipina, gol dikreasi Saddil Ramdani, Thom Haye, dan Rizky Ridho. 

Kemudian ketika berjumpa dengan Vietnam, Timnas Indonesia berhasil mencetak empat gol. Masing-masing dilesakkan Egy Maulana Vikri, Jay Idzes, Ragnar Oratmangoen, dan Ramadhan Sananta.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore