
Arief Catur Pamungkas tampil brilian di bawah komando Paul Munster di Persebaya Surabaya dan berpotensi jadi pelatih fenomenal seperti Gennaro Gattuso. (Instagram/@ariefcaturp)
JawaPos.com — Arief Catur Pamungkas menjadi sorotan di Persebaya Surabaya setelah menunjukkan penampilan gemilang di bawah asuhan Paul Munster. Meski baru tampil dalam dua pertandingan di Liga 1 Indonesia 2024/2025, Arief Catur Pamungkas sudah mencatatkan performa yang luar biasa.
Sayangnya, dalam pertandingan melawan Malut United, Arief Catur Pamungkas harus ditarik keluar lebih awal akibat cedera bahu. Namun, kemampuannya yang terus berkembang membuat banyak pihak optimistis akan masa depan cerah pemain ini, termasuk potensi menjadi pelatih di masa depan, seperti Gennaro Gattuso.
Cedera yang dialami Arief Catur Pamungkas saat melawan Malut United memang cukup mengejutkan. Bek kanan Persebaya Persebaya itu mengalami cedera bahu dan terpaksa dilarikan ke rumah sakit setelah merasa kesakitan luar biasa.
Arief Catur Pamungkas dibawa ke RSU Angkatan Laut Mintoharjo yang berlokasi tidak jauh dari Stadion Madya, hanya sekitar sembilan menit perjalanan. Setelah menjalani pemeriksaan, kabar baik datang bahwa Arief Catur Pamungkas tidak mengalami patah tulang, meski tetap harus menjalani perawatan lebih lanjut.
Kondisi lapangan yang kurang baik di Stadion Madya disinyalir menjadi salah satu penyebab utama cedera Arief Catur Pamungkas. Dia terjatuh setelah mendapat dorongan dari pemain Malut United, dan bahu kanannya yang lebih dulu menyentuh rumput membuatnya mengalami cedera.
Pada kondisi lapangan yang baik, biasanya badan pemain bisa meluncur lebih mulus. Namun, buruknya kondisi lapangan membuat insiden ini berakhir dengan cedera.
Saat ini, Arief Catur Pamungkas masih menjalani pemulihan dan belum bisa bergabung hingga libur kompetisi yang bertepatan dengan FIFA Matchday pada akhir Agustus hingga pertengahan September. Kesempatan ini bisa dimanfaatkan Arief Catur Pamungkas untuk memulihkan kondisi fisiknya. Namun, belum ada kepastian kapan Arief Catur Pamungkas bisa kembali merumput, tergantung dari hasil pemeriksaan lebih lanjut dari tim medis.
Cedera Arief Catur Pamungkas tentu menjadi kehilangan besar bagi Persebaya Persebaya, terutama di sektor pertahanan. Namun, ada beberapa nama yang bisa menjadi sudah menggantikan sementara di posisi bek kanan. Salah satunya Ardi Idrus yang memiliki kemampuan cukup untuk menjaga stabilitas pertahanan Persebaya Persebaya.
Meski baru tampil dalam dua pertandingan, Arief Catur Pamungkas sudah menjelma menjadi pemain kunci yang tak tergantikan di skuad Green Force. Berdasarkan data dari Sofascore, Arief Catur Pamungkas menjadi pemain dengan catatan intersep terbaik di Persebaya Persebaya. Selain itu, dia juga mencatatkan rekor umpan long ball terbaik bagi tim kebanggaan Bonek ini.
Dalam hal intersepsi, Arief Catur Pamungkas mencatat angka yang mengesankan. Pemain berusia 25 tahun ini mampu melakukan rata-rata enam intersep per pertandingan, unggul dari pemain bertahan lainnya seperti Mikael Tata, Mohammed Rashid, Ardi Idrus, hingga Slavko Damjanovic. Kontribusi defensifnya yang luar biasa ini menjadi salah satu faktor penting di balik solidnya lini belakang Persebaya Surabaya di awal musim.
Selain itu, Arief Catur Pamungkas juga menunjukkan kemampuannya dalam mengirimkan umpan panjang yang akurat. Dengan rata-rata empat umpan panjang sukses per pertandingan, dia unggul atas Mohammed Rashid dan Kadek Raditya yang masing-masing mencatatkan tiga umpan panjang sukses per laga.
Kemampuan ini menjadikan Arief Catur Pamungkas sebagai pemain multifungsi di lini belakang, tidak hanya andal dalam bertahan tetapi juga mampu memulai serangan dari lini belakang dengan presisi.
GRAFIS INTERSEP & LONG BALL
Performa apik Arief Catur Pamungkas tak hanya diakui oleh penggemar, tetapi juga oleh rekan setimnya. Salah satu komentar menarik datang dari Slavko Damjanovic, pemain bertahan tangguh Persebaya Surabaya.
Dalam sebuah sesi tanya jawab yang diunggah oleh akun Instagram @tribunpersebaya, Slavko Damjanovic menyebut bahwa Arief Catur Pamungkas memiliki potensi besar untuk menjadi pelatih di masa depan. “Catur, Catur Bro, aku yakin, wajahnya, tampilannya mirip seperti Gattuso Bro, ‘killer’,” ujar Slavko Damjanovic sambil tertawa.

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
