
Elkan Baggott jadi salah satu pemain yang bisa gantikan Jordi Amat (kiri) di lini belakang Timnas Indonesia. (Instagram/@jordiamat5)
JawaPos.com — Kabar mengejutkan datang dari persiapan Timnas Indonesia menjelang Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Shin Tae-yong, pelatih Timnas Indonesia, dikabarkan akan mencoret wakil kapten Timnas, Jordi Amat, dari skuad yang akan berlaga melawan Arab Saudi dan Australia dalam dua laga awal Grup C.
Keputusan ini terpaksa diambil karena Jordi Amat mengalami cedera yang membuatnya diragukan tampil.
Jordi Amat, yang juga bermain untuk Johor Darul Ta'zim (JDT) di Liga Super Malaysia, tidak terlihat dalam sesi latihan terbaru klubnya. Bek berusia 32 tahun ini juga diragukan untuk tampil dalam pertandingan JDT melawan Kedah Darul Aman pada Jumat, 9 Agustus 2024. Cedera ini datang pada waktu yang tidak menguntungkan, mengingat pentingnya pertandingan kualifikasi yang akan datang.
Apesnya, cedera yang dialami Jordi Amat terjadi berdekatan dengan jadwal Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Timnas Indonesia dijadwalkan tandang ke markas Arab Saudi pada Jumat, 6 September 2024 pukul 01.00 WIB, dan kemudian menjamu Australia pada Selasa, 10 September 2024 malam WIB.
Jordi Amat sendiri tidak dapat dimainkan melawan Arab Saudi karena harus menjalani sanksi akumulasi kartu. Namun, untuk laga melawan Australia, Jordi Amat bisa saja dimainkan jika pulih dari cederanya.
Keputusan sekarang berada di tangan Shin Tae-yong. Mengingat Jordi Amat hanya akan tersedia untuk satu dari dua pertandingan, dan itu pun jika dia pulih sepenuhnya, memanggil pemain lain dapat menjadi opsi yang lebih realistis.
Salah satu nama yang mencuat sebagai penggantinya adalah Elkan Baggott dari Blackpool FC. Bek bertinggi badan 196 sentimeter ini dianggap bisa membentuk trio tangguh bersama Rizky Ridho dan Jay Idzes.
Elkan Baggott belum lagi memperkuat skuad Garuda setelah membela Timnas Indonesia di Piala Asia 2023. Inilah saat yang tepat baginya untuk kembali ke Timnas Indonesia. Pengalaman dan kemampuan Baggott bisa menjadi tambahan berharga bagi lini pertahanan Indonesia, terutama dalam menghadapi tim-tim kuat seperti Arab Saudi dan Australia.
Selain Baggott, nama-nama lain juga dapat dipertimbangkan oleh Shin Tae-yong. Pelatih asal Korea Selatan ini dikenal dengan kebiasaannya memanggil pemain-pemain muda berbakat yang memiliki potensi besar. Kombinasi pemain senior dan muda diharapkan dapat memberikan keseimbangan dan dinamika yang baik dalam tim.
Timnas Indonesia, di bawah kepemimpinan Shin Tae-yong, telah menunjukkan perkembangan yang signifikan. Prestasi di berbagai turnamen dan pertandingan uji coba membuktikan bahwa tim ini semakin solid dan kompetitif.
Namun, tantangan di Kualifikasi Piala Dunia tentu tidaklah mudah. Timnas harus menghadapi tim-tim kuat dengan strategi yang matang dan persiapan yang maksimal.
Cederanya Jordi Amat tentu menjadi pukulan, namun hal ini juga membuka peluang bagi pemain lain untuk menunjukkan kemampuan mereka. Pemanggilan Elkan Baggott, jika terwujud, akan menjadi tambahan kekuatan bagi Timnas Indonesia. Kembalinya Baggott diharapkan bisa memberikan dampak positif, tidak hanya dalam hal kualitas permainan, tetapi juga dalam hal moral dan semangat tim.
Sebagai suporter, tentu kita berharap yang terbaik bagi Timnas Indonesia. Dukungan penuh dari masyarakat akan menjadi dorongan ekstra bagi para pemain. Setiap keputusan yang diambil oleh Shin Tae-yong pastinya didasarkan pada pertimbangan yang matang demi kebaikan tim.
Dengan persiapan yang baik dan strategi yang tepat, Timnas Indonesia diharapkan dapat meraih hasil positif dalam dua laga awal Kualifikasi Piala Dunia 2026. Arab Saudi dan Australia adalah lawan yang tangguh, namun dengan kerja keras dan semangat juang, tidak ada yang tidak mungkin bagi Garuda.
Kabar pencoretan Jordi Amat tentu mengejutkan, namun kita harus percaya bahwa Shin Tae-yong memiliki rencana terbaik untuk tim ini. Dengan kombinasi pengalaman, skill, dan semangat, Timnas Indonesia siap untuk menghadapi tantangan di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Mari kita dukung penuh perjuangan Garuda dan berharap yang terbaik untuk setiap langkah mereka di kualifikasi ini.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
