
Ramadhan Sananta masih jadi pemain yang paling tajam bagi Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026. (Instagram/@m.ramadhansn)
JawaPos.com — Timnas Indonesia menunjukkan performa impresif di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Dengan banyaknya gol yang tercipta, tim asuhan Shin Tae-yong berhasil mencuri perhatian penggemar sepak bola Tanah Air.
Pada putaran pertama, Indonesia dengan mudah melewati Brunei Darussalam dengan torehan gol yang mengesankan. Namun, tantangan semakin berat pada putaran kedua saat menghadapi tim-tim yang lebih tangguh.
Produktivitas gol Timnas Indonesia cukup merata dengan beberapa pemain yang berhasil mencatatkan namanya di papan skor. Dimas Drajad menjadi salah satu bintang di awal kualifikasi, mencetak tiga gol dalam kemenangan besar 6-0 melawan Brunei Darussalam.
Penampilannya yang impresif ini menjadi sorotan, namun produktivitasnya menurun seiring dengan jarangnya kesempatan bermain yang diberikan oleh Shin Tae-yong di pertandingan selanjutnya.
Selain Dimas Drajad, Rizky Ridho juga menunjukkan ketajamannya sebagai bek dengan mencetak gol dalam dua laga melawan Brunei dan satu gol saat mengalahkan Filipina dengan skor 2-0.
Performanya ini menambah variasi ancaman gol dari lini belakang timnas Indonesia, menunjukkan bahwa kemampuan mencetak gol tidak hanya terbatas pada para penyerang.
Hokky Caraka juga mencuri perhatian dengan dua golnya dalam kemenangan 6-0 atas Brunei. Sementara itu, Egy Maulana Vikri menjadi salah satu pilar penting dengan mencetak dua gol, satu melawan Brunei dan satu lagi menjadi penentu kemenangan 1-0 atas Vietnam. Kontribusi Egy sangat krusial dalam pertandingan-pertandingan penting yang membutuhkan penyelesaian akhir yang efektif.
Tidak hanya mereka, enam pemain lainnya turut berkontribusi dengan masing-masing satu gol dalam kualifikasi ini. Thom Haye mencetak gol saat melawan Filipina, Jay Idzes dan Ragnar Oratmangoen menyumbang gol dalam laga melawan Vietnam. Shayne Pattynama mencatatkan namanya di papan skor saat melawan Irak, sedangkan Saddil Ramdani dan Witan Sulaeman masing-masing mencetak gol dalam laga melawan Filipina dan Brunei.
Di antara semua pemain tersebut, Ramadhan Sananta menjadi bintang yang paling bersinar dalam kualifikasi ini. Penyerang yang bermain untuk Persis Solo ini tampil luar biasa dengan mencetak total empat gol, menjadikannya top skor timnas Indonesia di kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Sananta mencetak dua gol dalam kemenangan besar 6-0 melawan Brunei pada laga pertama dan satu gol pada leg kedua dengan skor yang sama.
Ketajamannya tidak berhenti di situ. Pada putaran kedua, Sananta kembali menunjukkan kelasnya dengan mencetak gol saat Indonesia mengalahkan Vietnam 3-0 di Stadion Nasional My Dinh.
Dengan empat gol yang telah dicetaknya, Sananta tidak hanya menjadi mesin gol paling produktif bagi Indonesia, tetapi juga memberikan harapan besar bagi timnas dalam menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya.
Kehadiran Ramadhan Sananta menjadi faktor kunci dalam keberhasilan timnas Indonesia di kualifikasi ini. Ketajamannya di depan gawang lawan memberikan keuntungan besar bagi tim asuhan Shin Tae-yong. Dengan kemampuan mencetak gol yang luar biasa, Sananta menunjukkan bahwa dirinya layak menjadi andalan di lini depan timnas.
Tidak hanya dalam hal mencetak gol, kontribusi Sananta juga terlihat dari kemampuannya dalam membuka ruang bagi rekan-rekan setimnya. Pergerakannya yang cerdas dan penempatan posisinya yang tepat sering kali menciptakan peluang bagi pemain lain untuk mencetak gol. Kemampuan ini menjadikannya aset berharga bagi timnas Indonesia dalam menghadapi lawan-lawan tangguh di kualifikasi ini.
Secara keseluruhan, produktivitas gol timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia menunjukkan bahwa tim ini memiliki potensi besar untuk bersaing di level internasional. Dengan banyaknya pemain yang mampu mencetak gol, tim asuhan Shin Tae-yong memiliki variasi serangan yang sulit diantisipasi oleh lawan. Performa impresif ini memberikan optimisme bagi para penggemar sepak bola tanah air bahwa Indonesia mampu mencapai hasil yang lebih baik di turnamen-turnamen mendatang.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
