JawaPos.com - Persebaya Surabaya resmi melepas salah satu pemainnya, yaitu George Brown. Jarangnya kesempatan bermain di skuad asuhan Paul Munster membuat pemain keturunan Inggris ini memilih hengkang dan kini dia memperkuat Persita Tangerang.
George Brown mengungkapkan rasa bahagianya bisa bergabung dengan Persita Tangerang untuk berlaga di Liga 1 Indonesia musim 2024/25. Klub tersebut merupakan impiannya.
"Saya sangat senang bisa bergabung dengan Persita. Saya selalu ingin bermain di klub ini, walau saat itu saya sedang bermain di luar Indonesia," ungkap George.
Persita ia anggap sebagai rumah yang menyenangkan, karena ia sendiri juga tinggal di Tangerang.
"Saya merasa berada di rumah, apalagi saya tinggal di Tangerang dan sering menyaksikan adik saya Jack bermain," imbuhnya.
Pemain berusia 25 tahun itu dikontrak Persita dari Persebaya dengan durasi satu tahun. Bersama klub barunya itu, George berharap bisa lebih sering tampil reguler.
Apalagi ia merasa saat ini dalam kondisi fisik dan mental terbaiknya, sehingga bisa membangun chemistry dengan para pemain lain.
"Saya merasa saat ini adalah kondisi terbaik saya secara fisik dan mental. Para pemain di Persita menerima saya dengan tangan terbuka. Latihan pun berjalan dengan baik dan dengan intensitas tinggi. Saya sangat menikmatinya," jelas George.
Pemain yang pernah bermain di Inggris dan Amerika Serikat ini menilai kondusivitas internal sangat menentukan dalam mencapai kesuksesan, baik secara individu maupun tim.
"Tentu hal utama adalah membantu tim mencapai kesuksesan. Lebih baik dari musim lalu. Saya sangat senang dan ingin tampil maksimal ketika kesempatan itu tiba," sambung dia.
George sendiri banyak mendapat informasi mengenai Persita dari adiknya Jack Brown yang sudah dulu bermain di klub kebanggaan masyarakat Tangerang itu.
"Jack selalu mengatakan hal positif tentang Persita, mengenai kondisi dan atmosfer tim. Kami sangat senang dan antusias karena bisa berada di satu tim dan ini adalah untuk pertama kalinya," pungkasnya.
Selama di Persebaya, George Brown memang sangat minim mendapat menit bermain. Dikutip dari Transfermarkt, selama dua musim ia hanya bermain dalam enam pertandingan.
Kontribusinya bagi Green Force juga terbilang minim. Ia tidak pernah menciptakan assist maupun gol. Secara total, ia hanya mencatat 225 menit bermain. (*)