
Pelatih tim nasional putri Indonesia U-17, Satoru Mochizuki memberikan instruksi kepada para pemain dalam latihan jelang menghadapi Korea Utara U-17.
JawaPos.com - Timnas putri Indonesia U-17 fokus menggenjot kebugaran fisik untuk persiapan menghadapi Korea Utara U-17 pada pertandingan ketiga grup A Piala Asia Putri U-17 2024 atau AFC Womens U-17 Cup, dikutip dari ANTARA.
Tim asuhan pelatih Satoru Mochizuki tersebut menjalani latihan di Stadion Gelora Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Jumat (10/5).
"Jadi para pemain yang kemarin bermain menghadapi Korea Selatan saat ini sedang melakukan pemulihan dulu. Lalu para pemain kita yang kemarin tidak ikut bertanding, kita akan adakan permainan internal," kata Satoru Mochizuki kepada pewarta.
Gadhiza Asnanza dan kawan-kawan juga menjalani menu latihan permainan umpan pendek.
Dalam pertandingan nanti, mantan pelatih tim nasional Jepang tersebut akan fokus untuk memberikan menit bermain kepada para pemain yang belum memperoleh jam terbang dari dua pertandingan sebelumnya saat bersua melawan Filipina dan Korea Selatan.
"Jadi memang saya berencana dari awal sebelum kompetisi ini memberikan menit bermain kepada semua, biar semua pemain bisa bermain berpartisipasi dalam kompetisi ini. Nanti saat lawan Korea Utara, saya juga akan melakukan hal yang sama," ujar mantan pelatih timnas Jepang tersebut.
Indonesia akan meladeni Korea Utara pada pertandingan ketiga grup A Piala Asia Putri U-17 yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali pada Minggu pukul 19.00 WITA.
Baca Juga: 5 Tips Sarapan Sehat untuk Penderita Anemia, Salah Satunya Hindari Konsumsi Kalsium Tinggi
Pelatih asal Jepang tersebut mengungkapkan apa yang menjadi kunci permainannya merupakan penguasaan teknik dasar yang harus mumpuni sebelum mengarah ke teknis. Menurut Satoru Mochizuki yang menjadi gaya permainannya adalah skema yang terhubung dengan menggunakan teknik dasar.
"Sebenarnya, Jepang sendiri yang di fokuskan atau yang paling penting bagi mereka adalah pemainan sepak bol seperti kontrol, umpan dan tendangan itu yang mereka utamakan," ujar Mochi, sapaan akrabnya.
"Jadi mereka berpikir bagaimanapun pemainnya, seperti apapun, asalkan mereka bisa setelah bola dasar, itu penting. Misalnya tidak ada semacam taktik khusus, ataupun strategi khusus, asalkan fungsi pemain itu bisa melakukan apa yang diarahkan oleh pelatih Itu yang penting," tambahnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
15 Kata Cristiano Ronaldo ke Lionel Messi Setelah sang Ayah Meninggal Dunia
Biaya Nany Widjaja untuk Lobi Pembelian Tanah Rp 50 M, Harga Tanah Hanya Rp 30 M
Bentrokan di USS Abraham Lincoln: 7 Prajurit Dilaporkan Tewas di Tengah Perang dengan Iran
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
