
KELAS DUNIA: Dua gol Rafael Struick ke gawang Korea Selatan membawa Timnas Indonesia unggul 2-1 di babak pertama perempat final Piala Asia U-23 Qatar. (PSSI)
JawaPos.com — Nama Rafael Struick mungkin terdengar akrab di telinga para penggemar ADO Den Haag. Seorang pemain muda yang sedang meniti karier di tim U-21 klub tersebut, Struick telah menarik perhatian banyak orang dengan penampilannya yang menjanjikan.
Namun, ada satu hal yang perlu dipecahkan dari awal: tidak ada hubungan keluarga antara Struick dan Pascal Struijk, meskipun pertanyaan tersebut kerap kali muncul.
Dan, dini hari ini Rafael Struick berhasil mencetak dua gol di babak pertama untuk membawa Timnas Indonesia U-23 unggul sementara 2-1 atas Korea Selatan di perempat final Piala Asia U-23. Gol-gol ini berkat kerja kerasnya ketika bermain di ADO Den Haag, dan berikut adalah cerita kariernya bersama ADO Den Haag di Liga Belanda.
Dalam wawancara dengan Haaglanden Voetbal, Struick dengan tegas mengenalkan dirinya kepada pendukung ADO Den Haag. Memulai karier sepak bolanya di RKAVV Leidschendam dan kemudian bermain untuk Voorburg di Forum Sport, Struick adalah seorang penyerang yang lincah dan fleksibel.
Dengan kemampuannya bermain sebagai pemain sayap kanan atau kiri, serta di posisi serang tengah, Struick membawa variasi dan kejutan dalam permainannya.
“Nama saya Rafael Struick. Saya bermain untuk musim kedua di ADO Den Haag. Sebelumnya saya bermain di Voorburg di Forum Sport. Saya mulai bermain sepak bola di RKAVV di Leidschendam. Saya seorang penyerang dan dapat ditempatkan sebagai pemain sayap kanan atau kiri,” ujar Struick dikutip dari Haaglanden Voetbal.
Namun, mungkin hal yang paling menonjol dari permainan Struick adalah ketika dia berhasil mencetak gol. Bagi seorang penyerang, mencetak gol adalah salah satu hal terbaik dalam bermain sepak bola, dan Struick mengaku menikmati momen tersebut.
Meskipun demikian, Struick juga menyoroti keberhasilannya dalam memberikan assist, menunjukkan bahwa kontribusinya tidak hanya terbatas pada pencetak gol, tetapi juga dalam membangun serangan timnya.
“Hal terbaik tentang bermain sepak bola adalah mencetak gol. Saya tidak ada hubungan keluarga dengan Pascal Struijk. Saya sering mendapatkan pertanyaan itu. Ini dimulai di SEV di Leidschendam. Kami tahu di mana dia bermain sekarang. Saya harap karier saya akan berjalan dengan cara yang sama,” imbuhnya.
Pertandingan kala itu pada musim 2022, ADO Den Haag U-21 melawan Feyenoord U-21 menjadi sorotan. Meskipun pertandingan berakhir imbang 1-1, Struick terlibat secara aktif dalam permainan.
Memulai pertandingan dari starting line-up, Struick kemudian digantikan oleh Aimane El Karicha setelah satu jam bermain. Meskipun tidak berhasil mencetak gol dalam pertandingan tersebut, Struick tetap memberikan kontribusi yang berarti bagi timnya.
“Saya bersenang-senang. Terutama beberapa minggu terakhir, tepatnya ketika saya semakin sering bermain. Saya tentu saja bersenang-senang pada Sabtu lalu. Kami telah meraih hasil bagus melawan Feyenoord. Anda hanya melihat wajah-wajah tersenyum di ruang ganti setelahnya," ungkap Struick terkait pertandingan tersebut.
Menariknya, hasil imbang tersebut bukanlah yang pertama kali diraih oleh ADO Den Haag U-21 musim ini. Sebelumnya, dalam pertandingan tandang melawan Feyenoord, Struick turut berperan dalam membalikkan keadaan menjadi kemenangan bagi timnya.
Dengan masuk sebagai pemain pengganti pada kedudukan 1-1, Struick berhasil memberikan assist untuk gol kemenangan. Kesuksesan ini menunjukkan bahwa Struick adalah pemain yang mampu memberikan dampak positif pada permainan timnya, baik sebagai pencetak gol maupun kreator gol.
“Tidak, itu memang benar. Dalam pertandingan tandang saya memulai dari bangku cadangan dan masuk pada kedudukan 1-1. Saya kemudian memberikan assist untuk gol kemenangan. Itu tentu saja merupakan hasil yang bagus. Saya tidak bermain di pertandingan kandang yang berakhir 2-2. Kemudian banyak anak laki-laki dari tim utama kembali ke seleksi kami. Itu juga merupakan hasil yang bagus. Kami secara umum tampil baik melawan Feyenoord," papar Struick terkait jalannya pertandingan.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
