
Paulo Henrique pernah bergabung dengan salah satu klub paling legendaris di Brasil, SC Internacional, pada periode 2018/2019. (Instagram Persebaya)
JawaPos.com — Ketika membicarakan sejarah Persebaya Surabaya, nama-nama penyerang asing pasti akan menjadi bagian tak terpisahkan. Namun, jika kita melihat lebih dekat, ada catatan buruk yang mengikuti langkah klub ini sejak kepergian salah satu penyerang asing terbaiknya, David da Silva.
David da Silva, seorang penyerang asal Brasil, menjadi salah satu penyerang asing yang paling sukses memperkuat Persebaya Surabaya. Kehadirannya di lapangan tidak hanya membuat gol-gol indah, tetapi juga memompa semangat para pemain dan suporter.
Namun, setelah kepergiannya pada tahun 2021, Persebaya Surabaya mengalami kesulitan dalam menemukan penggantinya yang sepadan.
Kesulitan merekrut striker asing yang mampu memberikan kontribusi signifikan terlihat sejak awal tahun 2019. Meskipun ada beberapa nama yang mencoba mengisi kekosongan tersebut, seperti Amido Balde, Jose Wilkson, dan Arsenio Valpoort, hasilnya jauh dari memuaskan.
Amido Balde, meskipun berhasil meraih gelar top scorer Piala Indonesia 2018/2019, gagal menunjukkan performa yang konsisten di Liga 1 2019. Hanya mencetak lima gol dalam sembilan laga Liga 1 2019, Balde akhirnya digantikan oleh David da Silva. Namun, setelah kepergian David da Silva, Persebaya kembali ke titik awal.
Berbagai upaya dilakukan oleh manajemen Persebaya Surabaya untuk mendatangkan penyerang asing yang berkualitas. Silvio Junior dan Paulo Victor adalah beberapa di antaranya. Namun, hasilnya tetap tidak memuaskan. Silvio Junior hanya mampu mencetak lima gol dalam 16 pertandingan, sementara Paulo Victor, meskipun berhasil mencetak tujuh gol dalam 15 laga, penampilannya menurun drastis di musim berikutnya.
Masuknya Paulo Henrique sebagai pengganti Paulo Victor membawa harapan baru bagi Persebaya Surabaya. Namun, dengan hanya mencetak tiga gol dalam 11 pertandingan, catatan ini masih jauh dari ekspektasi yang diharapkan.
Meskipun demikian, masih ada kesempatan bagi Paulo Henrique untuk membuktikan dirinya dengan empat pertandingan tersisa di BRI Liga 1 2023/2024.
Paulo Henrique, yang lebih memilih menggunakan kaki kirinya sebagai kaki terkuat, biasanya mengenakan nomor punggung 9 di lapangan. Dalam 11 penampilannya, dia telah mencatatkan 3 gol untuk timnya. Meskipun berhasil dalam mencetak gol, dia juga harus berhati-hati dengan kartu kuning, yang telah diberikan padanya sebanyak 2 kali, dan satu kartu kuning kedua.
Dengan total 986 menit bermain, Paulo Henrique telah menjadi salah satu pemain yang diandalkan dalam skuad Persebaya Surabaya meskipun masih jauh dari harapan.
Catatan buruk ini menjadi tantangan nyata bagi Persebaya Surabaya dalam membangun tim yang tangguh di masa mendatang. Dengan pasar transfer yang terus berubah dan persaingan yang semakin ketat, diperlukan strategi yang matang dan selektif dalam merekrut pemain asing.
Kesuksesan masa lalu, seperti yang ditunjukkan oleh David da Silva, harus menjadi inspirasi bagi Persebaya Surabaya untuk terus berupaya mencari dan mengembangkan bakat-bakat baru yang mampu membawa klub ini menuju puncak kesuksesan.
Kisah ini juga menjadi pengingat bagi suporter bahwa dalam sepak bola, tidak selalu ada jaminan kesuksesan. Namun, dengan kesetiaan dan dukungan yang tak tergoyahkan, Bonek Mania tetap menjadi pilar kekuatan bagi Persebaya Surabaya, siap mendukung tim kesayangan mereka dalam setiap langkahnya.
Dengan harapan yang tinggi dan semangat yang membara, Persebaya Surabaya dan para suporternya akan terus bersama-sama mengejar impian mereka, meskipun terkadang harus melewati tantangan dan rintangan yang berat.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
