Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 7 April 2024 | 20.35 WIB

Timnas Indonesia Diperkuat 13 Pemain Abroad di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Ke Mana Pemain Liga 1?

BUTUH PERBAIKAN SERIUS: Kualitas Liga 1 Indonesia yang dikelola dengan baik tentu akan menghasilkan skuad Timnas Indonesia yang baik pula. (Instagram Rizky Ridho) - Image

BUTUH PERBAIKAN SERIUS: Kualitas Liga 1 Indonesia yang dikelola dengan baik tentu akan menghasilkan skuad Timnas Indonesia yang baik pula. (Instagram Rizky Ridho)

JawaPos.com — Persiapan Timnas Indonesia untuk menghadapi Vietnam dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia telah mencapai puncaknya. Dalam skuad yang dipanggil oleh Pelatih Shin Tae-yong, tampak dominasi pemain yang berkiprah di luar negeri, atau yang sering disebut sebagai pemain abroad.

Dari total 28 pemain yang dipanggil, sebanyak 13 di antaranya merupakan pemain yang berasal dari klub di luar Indonesia. Dari sekian banyak pemain abroad yang dipanggil, beberapa di antaranya adalah pemain naturalisasi baru yang dipanggil untuk memperkuat skuad Timnas Indonesia.

Mereka adalah Jay Idzes yang bermain untuk Venezia FC, Ragnar Oratmangoen dari Fortuna Sittard, Nathan Tjoe-A-On dan Thom Haye yang bermain bersama SC Heerenveen. Meskipun demikian, ada tiga pemain terakhir yang belum menyelesaikan proses naturalisasi sepenuhnya.

Sementara dari klub dalam negeri, partisipasinya terbilang minim, hanya satu atau dua pemain terbaik yang dikirimkan oleh beberapa klub, seperti Dewa United, PSM Makassar, Persis Solo, dan lain-lain. Ini menunjukkan bahwa dominasi pemain luar negeri semakin mendominasi skuad Timnas Indonesia.

GRAFIS JUMLAH PEMAIN TIMNAS INDONESIA

Pertandingan melawan Vietnam dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia menjadi momen penting bagi Timnas Indonesia untuk membuktikan kualitasnya. Namun, pelatih Shin Tae-yong tidak hanya memikirkan pertandingan itu semata. Dia juga menggarisbawahi pentingnya peningkatan kualitas Liga 1 sebagai langkah penting menuju kesuksesan di panggung sepak bola internasional.

Shin Tae-yong memberikan pernyataan yang tegas terkait kondisi Liga 1 Indonesia. Dia menyoroti bahwa untuk bisa bersaing di tingkat internasional, kualitas kompetisi domestik harus ditingkatkan. Hal ini terutama terlihat dari perbandingan dengan dominasi Thailand dalam Piala AFF, yang sebagian besar didorong oleh kompetitifnya Thai League atau Liga Thailand.

“Thailand jelas adalah tim yang kuat. Thai League itu nomor 1 di antara liga-liga di Asia Tenggara,” ujar Shin Tae-yong dikutip dari Yonhap, mencermati keunggulan kompetitif Thailand yang telah meraih enam kali gelar Piala AFF.

Liga Thailand dianggap sebagai salah satu liga terbaik di Asia Tenggara, memberikan keunggulan bagi pemain Thailand untuk bersaing di panggung internasional. Hal ini juga tercermin dari performa klub-klub Thailand di Liga Champions Asia, yang memberikan mereka pengalaman bermain melawan lawan-lawan kuat dari berbagai negara Asia.

“Performa liga dan tempo permainannya harus ditingkatkan,” papar Shin Tae-yong, menunjukkan kekhawatiran terhadap kendala yang dihadapi oleh sepak bola Indonesia.

Di sisi lain, Liga 1 Indonesia masih memiliki banyak tantangan yang harus dihadapi, salah satunya adalah penjadwalan yang sering berubah mendadak. Hal ini menjadi kendala dalam menciptakan lingkungan kompetitif yang dibutuhkan untuk mengembangkan potensi pemain-pemain lokal.

“Tak mudah meningkatkan kualitas Timnas Indonesia jika kompetisi domestik tidak mendukung,” ungkapnya.

Shin Tae-yong juga menggarisbawahi bahwa klub-klub Thailand telah menjadi latar belakang kesuksesan pemain-pemain mereka di level internasional. Mereka terbiasa menghadapi lawan-lawan kuat di Liga Champions Asia, yang memperkaya pengalaman bermain mereka.

Menghadapi tantangan ini, Shin Tae-yong menegaskan bahwa peningkatan kualitas Liga 1 merupakan langkah penting bagi Timnas Indonesia. Performa liga dan tempo permainannya harus ditingkatkan agar Timnas Indonesia dapat bersaing di tingkat internasional dengan lebih baik.

Meskipun demikian, perjalanan untuk meningkatkan kualitas Liga 1 tidaklah mudah. Butuh kerja keras dan dukungan dari berbagai pihak untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perkembangan sepak bola Indonesia secara keseluruhan.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore