Witan Sulaeman, Pratama Arhan dan Egy Maulana Vikri. (Akun Instagram @Mario_Sonatha)
JawaPos.com – Belakangan ini, warganet sering bertanya-tanya mengenai fenomena setelan jersey yang dipakai oleh Timnas Indonesia.
Alih-alih mengenakan setelan Merah-Putih, Skuat Garuda selalu memakai setelan Merah-merah dalam dua tahun terakhir.
Hal ini menimbulkan pertanyaan dari banyak pihak, mengapa keputusan ini diambil dan siapa yang bertanggung jawab atasnya.
Menurut informasi yang didapat JawaPos, keputusan tentang setelan jersey tidak semata-mata ditentukan oleh pihak apparel.
Meskipun apparel mungkin sudah menyiapkan pilihan warna merah-merah dan merah-putih, namun keputusan akhir justru melibatkan Manajer Timnas saat Match Commissioner Meeting (MCM).
Sederhananya, MCM merupakan pertemuan yang bertujuan untuk membahas mengenai persiapan, pelaksanaan dan setelah pertandingan, termasuk tentang setelan jersey apa yang akan dipakai oleh tim tuan rumah dan tim tamu.
Manajer Timnas memegang peran penting dalam pengambilan keputusan terkait setelan jersey, dan hal ini menjadi faktor utama dalam penentuan warna merah-merah tersebut.
Ketika keputusan tersebut disetujui dalam Match Commissioner, tanggung jawabnya kemudian diserahkan kepada wasit yang bertugas.
Seperti pada pertandingan kontra Vietnam pada ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, dilansir dari unggahan akun X @fajarrusalem, yang memberitakan bahwa Timnas Indonesia berpeluang untuk memakai setelan Merah-Putih-Merah atau Merah-Putih-Putih, yang pada akhirnya memakai serba merah.
Keputusan ini tentu saja menuai beragam tanggapan dari publik. Beberapa bertanya-tanya mengenai alasan di balik perubahan warna setelan jersey, yang sebelumnya identik dengan merah-putih.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
