
LEGENDA: Jan Olde Riekerink ketika juara Turkish Super Cup 2016 bersama Galatasaray dengan Lukas Podolski dan Wesley Sneijder. (X Jan Olde Riekerink)
JawaPos.com — Jan Olde Riekerink, seorang legenda dalam dunia sepak bola, telah membuat kehadiran spektakuler di panggung sepak bola Indonesia.
Dengan pengalamannya yang luas dan reputasinya yang gemilang, Jan Olde Riekerink menambah panjang daftar pelatih kelas dunia yang terlibat dalam perkembangan sepak bola Tanah Air.
Dewa United, sebuah klub yang berkompetisi di Liga 1 Indonesia, menggebrak dunia sepak bola Indonesia pada awal 2023 dengan pengumuman merekrut Jan Olde Riekerink sebagai pelatih kepala. Langkah ini menggantikan posisi Nil Maizar, dengan harapan Jan Olde Riekerink dapat membawa angin segar bagi klub yang sedang berjuang di zona degradasi.
Saat itu, Dewa United tengah terpuruk di peringkat ke-17 klasemen sementara Liga 1, hanya mengumpulkan 14 poin dari 17 pertandingan yang telah dilalui. Manajemen klub pun melihat Jan Olde Riekerink sebagai pilihan yang tepat untuk memperbaiki performa tim.
CEO Dewa United FC, Ardian Satya Negara, menjelaskan keputusan merekrut Jan Olde Riekerink didasari oleh pengalaman luas yang dimilikinya. Jan Olde Riekerink bukanlah sosok asing dalam dunia sepak bola, apalagi dengan rekam jejaknya yang mencakup pengalaman melatih di berbagai benua seperti Eropa, Asia, dan Afrika.
"Jan Olde Riekerink adalah sosok pelatih yang sudah kenyang pengalaman, bukan hanya di Eropa, namun juga benua lainnya seperti Asia dan Afrika," ujar CEO Dewa United FC, Ardian Satya Negara seperti dilansir laman resmi Dewa United FC.
"Dengan pengalaman yang dia miliki, tentunya kami berharap Coach Jan Olde Riekerink adalah sosok yang tepat untuk mengangkat performa tim di putaran kedua Liga 1 nanti," lanjutnya saat itu.
Lahir di Belanda pada 1963, Jan Olde Riekerink memiliki karier yang panjang sebelum terjun ke dunia kepelatihan. Sebagai mantan pemain untuk klub-klub seperti Sparta Rotterdam, FC Dordrecht, dan Telstar, Jan Olde Riekerink memiliki pemahaman yang mendalam tentang dinamika permainan sepak bola.
Setelah pensiun sebagai pemain, Jan Olde Riekerink memasuki dunia kepelatihan dengan menjadi pelatih untuk tim usia muda Ajax Amsterdam. Perjalanan karier kepelatihannya membawanya melintasi berbagai klub dan negara, mulai dari Belgia, Portugal, Ukraina, hingga Tiongkok.
Di Tiongkok, Jan Olde Riekerink memegang tanggung jawab melatih Timnas U-19 dan U-16 sebelum kembali ke klub untuk menangani tim senior. Rentang waktu antara 2016 hingga 2021 menyaksikan Jan Olde Riekerink melatih klub-klub ternama seperti Galatasaray, SC Heerenven, dan Cape Town City.
Namun, kehadiran Jan Olde Riekerink di Indonesia tidak hanya membawa dampak bagi klub yang dilatihnya, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan bagi sepak bola Indonesia secara keseluruhan. Salah satu cermin dari kontribusi tersebut adalah penampilan gemilang Egy Maulana Vikri di Timnas Indonesia.
Egy Maulana Vikri, seorang pemain muda berbakat, kembali menunjukkan kegemilangannya di bawah arahan Shin Tae-yong. Dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Vietnam, Egy Maulana Vikri berhasil mencetak gol krusial yang membawa kemenangan bagi Timnas Indonesia.
Ketika pertandingan masih berlangsung imbang tanpa gol di babak pertama, Egy Maulana Vikri mampu memecah kebuntuan dengan golnya pada menit ke-52.
Kontribusi gemilang ini tidak hanya menunjukkan kemampuan individu Egy Maulana Vikri, tetapi juga mencerminkan pengaruh positif dari pelatih legendaris seperti Jan Olde Riekerink.
Dengan pengalamannya yang luas dan metode pelatihan yang terbukti efektif, Jan Olde Riekerink telah membawa perubahan positif dalam performa Egy Maulana Vikri bersama Timnas Indonesia. Kemenangan atas Vietnam menjadi bukti nyata akan dampak positif yang dibawa oleh kehadiran Jan Olde Riekerink dalam membangkitkan kembali performa Egy Maulana Vikri di panggung sepak bola Indonesia.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
