Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 2 Februari 2024 | 16.51 WIB

Buruknya Rekor Cetak Gol Persebaya Surabaya Musim Ini

AYO PATAHKAN REKOR: Pemain Persebaya Surabaya diharapkan bisa mengakhiri rekor buruk mereka dalam mencetak gol di Liga 1 Indonesia 2023/2024. (Persebaya) - Image

AYO PATAHKAN REKOR: Pemain Persebaya Surabaya diharapkan bisa mengakhiri rekor buruk mereka dalam mencetak gol di Liga 1 Indonesia 2023/2024. (Persebaya)

JawaPos.com – Pekan ke-23 Liga 1 Indonesia musim 2023/2024 menandai catatan buruk Persebaya Surabaya dalam hal produktivitas gol. Dengan hanya 24 gol tercipta sejauh ini, tim ini menunjukkan penurunan signifikan dibanding musim-musim sebelumnya.

Musim        Gol

2023/2024 24 (masih pekan ke-23)

2022/2023  52

2021/2022  56

2018/2019  57

Musim 2022/2023, Persebaya Surabaya berhasil mencatatkan 57 gol, menunjukkan keunggulan dan ketajaman di lapangan. Namun, tren itu tampaknya telah berbalik arah pada musim ini, yang menjadi sorotan khusus setelah hasil imbang 1-1 dalam laga perdana di bawah arahan pelatih kepala baru, Paul Munster.

Meski Paul Munster mengklaim bahwa timnya memperlihatkan peningkatan dalam hal permainan, serangannya belum mampu menciptakan efisiensi yang diharapkan. Dengan begitu banyak peluang gol yang gagal dikonversi menjadi gol, Persebaya Surabaya mendapati diri mereka terjebak dalam kebuntuan produktivitas.

"Saya tentu saja tidak suka hasil seri, namun itulah yang terjadi di lapangan," ujar Paul Munster setelah pertandingan. "Namun, juga harus dilihat bahwa anak-anak sebenarnya bermain bagus, menciptakan begitu banyak peluang gol, itu yang harus kami perbaiki di laga berikutnya, agar tercipta lebih banyak gol," lanjutnya.

Paul Munster menekankan bahwa pemainnya perlu menjadi lebih "kejam" di daerah pertahanan lawan. Meskipun terdapat momen-momen bagus untuk mencetak gol, kekurangan klinisitas dalam memanfaatkan peluang menjadi kendala utama bagi Green Force. Kegagalan dalam mengkonversi peluang-peluang ini tampaknya menjadi penyebab utama dari rendahnya jumlah gol yang tercipta musim ini.

Pertandingan perdana di bawah arahan Paul Munster memberikan gambaran yang jelas tentang level pemain Persebaya Surabaya. Peluang mencetak gol yang tidak termanfaatkan dengan baik menjadi sorotan, termasuk dua peluang emas yang gagal dieksekusi dengan baik oleh pemain.

Sementara satu-satunya gol Persebaya Surabaya dalam pertandingan tersebut dicetak oleh Andre Oktaviansyah, dan momen-momen krusial lainnya malah berakhir dengan kegagalan.

Satu di antaranya adalah ketika tembakan jarak dekat Paulo Henrique berhasil diblok kiper PSIS. Begitu juga dengan tembakan jarak dekat M. Hidayat dan Robson Duarte, yang tidak mampu menggetarkan jala lawan. Bahkan, usaha Bruno Moreira dengan tembakan melengkung yang tak terjangkau kiper masih dapat digagalkan oleh Alfredo Dewangga.

Peluang lain yang terlewatkan terjadi ketika penyerang Persebaya Surabaya seharusnya memberikan bola kepada rekan yang lebih bebas di dalam kotak penalti lawan, namun tetap memilih untuk menembak meski posisinya kurang ideal. Paul Munster menegaskan bahwa perbaikan dalam memanfaatkan peluang ini menjadi fokus utama untuk pertandingan berikutnya.

"Kami perlu memperbaiki hal ini untuk pertandingan berikutnya. Yang perlu dicatat juga, anak-anak sudah menunjukkan mentalitas yang kuat, berjuang dengan intensitas tinggi sampai akhir pertandingan," ungkap Paul Munster.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore