Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 27 Januari 2024 | 01.34 WIB

Juga Digelar 28 Januari, Indonesia Sukses Cetak Clean Sheet Atas Australia di Piala Asia 15 Tahun Lalu

Pemain timnas Indonesia, Boas Salossa (kiri), berebut bola dengan pemain timnas Australia, Matt Thompson saat pertandingan kualifikasi Piala Asia. (Antara/Andika Wahyu) - Image

Pemain timnas Indonesia, Boas Salossa (kiri), berebut bola dengan pemain timnas Australia, Matt Thompson saat pertandingan kualifikasi Piala Asia. (Antara/Andika Wahyu)

 
JawaPos.com - Tim nasional Indonesia akan menghadapi Australia dalam laga 16 Besar Piala Asia 2023 Qatar, Minggu (28/1). Ini adalah kali pertama bagi tim Garuda bertanding di fase gugur turnamen sepakbola antar negara Asia tersebut.
 
Dalam sejarahnya, Indonesia pernah menghadapi Australia di Piala Asia pada tahun 2009, lebih tepatnya Kualifikasi Piala Asia 2011. Menariknya, duel yang digelar di Stadion Gelora Bung Karno Jakarta tersebut juga berlangsung pada 28 Januari.
 
Kala itu, Indonesia sukses menahan imbang Australia dengan skor 0-0. Tim Garuda masih diasuh oleh pelatih Benny Dollo dan diperkuat legenda-legenda timnas seperti Firman Utina, Boaz Salossa, hingga Markus Horison.
 
 
Dikutip dari Antara, pada laga tersebut, Benny Dollo secara mengejutkan mencadangkan Bambang Pamungkas dengan memasang Boas Salosa, T.A. Musafri dan Budi Sudarsono di lini depan. 
 
Sedangkan posisi tengah diisi oleh Firman Utina dan Ponaryo Astaman, sementara di sektor belakang dimotori kapten Charis Yulianto dengan kiper Markus Horison.
 
Australia yang saat itu ditangani pelatih Pim Verbek dan asistennya, Graham Arnold mengandalkan kiper Uegen Galekovic, Craig Moore sebagai kapten, dengan Danny Allsopp dan Archie Thomson di posisi depan.
 
Sebagai tuan rumah, Indonesia cukup berani menyerang. Firman Utina sempat menggebrak dengan tendangannya di menit delapan, namun masih terlalu lemah.
 
Pertahanan timnas Garuda juga cukup tangguh dan sulit ditembus the Socceroos. Satu kesempatan Australia lewat tendangan keras Tom Poldeljak dari tengah lapangan mampu ditangkap kiper Markus Horison.
 
Peluang emas kembali didapat Indonesia di menit ke-37, namun tendangan Musafri masih melebar dari gawang Australia.
 
 
Memasuki babak kedua, Australia ganti menekan pertahanan Indonesia. Tapi secara perlahan Boas Salossa dan kawan-kawan mampu keluar dari tekanan tim tamu.
 
Hal itu membuat timnas Merah Putih kembali berani menyerang. Budi Sudarsono memiliki peluang lewat tandukan kepala namun masih mampu diamankan.
 
Pelatih Benny Dollo mencoba meningkatkan tempo permainan dengan memasukkan Elie Aiboy yang memiliki kecepatan dan akselerasi mumpuni untuk membongkar pertahanan Australia.
 
Namun masuknya Elie tidak terlalu berdampak karena Indonesia belum juga mencetak gol. Begitu juga Australia kesulitan mengubah skor.
 
Tendangan bola mati Australia oleh Paul Reid misalnya, masih terlalu melebar di menit 70. Tidak berselang lama, pemain legendaris Indonesia, Bambang Pamungkas akhirnya masuk menggantikan Boaz Salossa.
 
 
Untuk menjaga keseimbangan, pelatih yang akrab disapa Bendol tersebut memasukkan bek Erol Iba untuk menggantikan striker Budi Sudarsono pada menit 80.
 
Mengamankan pertahanan agar tidak kebobolan di menit akhir menjadi opsi Bendol agar meraih poin dari tangan Australia. Taktik itupun mampu diterapkan dan Indonesia sukses menahan The Socceroos tanpa gol sekaligus mampu mencetak clean sheet.
 
Sayangnya, Indonesia kala itu berujung gagal lolos ke Piala Asia 2011. Saat bertandang ke Australia, timnas Garuda takluk 1-0. Mereka juga kalah bersaing dengan Oman serta Kuwait, dan hanya mampu menempati posisi empat klasemen akhir Grup B Kualifikasi.
 
Kini situasinya berbeda. Indonesia menghadapi Australia di ajang yang lebih bergengsi yaitu babak 16 besar Piala Asia.
 
Harapan masyarakat Indonesia tentu saja bisa mengulangi pencapaian 15 tahun lalu yaitu tidak sampai kebobolan oleh The Socceroos, dan tentu saja, timnas Garuda mampu mencetak gol.
 
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore