Paul Munster punya pekerjaan rumah besar untuk membuat kandang Persebaya Surabaya kembali angker di sisa laga Liga 1 Indonesia 2023/24. (Persebaya)
JawaPos.com - Persebaya Surabaya kembali menjadi sorotan ketika Paul Munster mengemban tugas sebagai pelatih. Dalam perjalanannya, tim berjuluk Green Force ini memiliki catatan yang mencolok ketika bermain di kandang sendiri.
Kemenangan gemilang, kekalahan yang menyakitkan, dan hasil seri yang membuat geleng-geleng kepala, semua elemen ini menyusun kisah menarik Persebaya Surabaya di Liga 1 Indonesia 2023/24.
Sebanyak 15 laga di kandang telah dilewati oleh Persebaya sejauh musim ini di bawah 3 komando kepelatihan, mulai dari Aji Santoso, Uston Nawawi, dan Josep Gombau. Catatan statistiknya menciptakan atmosfer mitos yang menyelimuti Green Force. Apa yang membuat laga kandang menjadi kutukan? Apakah ini hanya kebetulan atau ada faktor-faktor lain yang merayapi performa Persebaya Surabaya di depan pendukung setia?
Dominasi Kemenangan yang Menggetarkan
Pertama-tama, mari lihat sisi cerah dari catatan kandang Persebaya di bawah arahan catatan pelatih sebelum era Paul Munster. Dari 15 pertandingan di kandang, Green Force meraih kemenangan sebanyak 4 kali. Kemenangan-kemenangan ini bukan hanya sekadar 3 poin, melainkan juga pementasan gemilang yang mengundang decak kagum dari para penggemar.
GW 8 | Persebaya Surabaya (1) vs (0) Persita Tangerang
GW 9 | Persebaya Surabaya (1) vs (0) PSM Makassar
GW 11 | Persebaya Surabaya (2) vs (1) Borneo FC
GW 14 | Persebaya Surabaya (3) vs (1) Arema FC
Paul Munster, dengan taktik dan strateginya, diharapkan mampu menginspirasi skuad Persebaya Surabaya untuk tampil lebih agresif dan penuh semangat di hadapan pendukungnya. Saat Green Force mencetak kemenangan di laga kandang, stadion seolah menjadi panggung kejayaan yang menyatukan suporter dengan tim kesayangan mereka.
Baca Juga: IU Jadi Penyanyi Wanita Pertama dalam Sejarah yang Duduki No 1 Melon Top 100 Lewat ‘Love Wins All’
Kekalahan yang Menyisakan Luka
Namun, di balik sorotan kemenangan, terdapat bayang-bayang kekalahan yang menyakitkan. Satu kekalahan kandang tercatat dalam catatan Persebaya Surabaya di bawah asuhan pelatih sebelumnya. Kekalahan ini tidak hanya membuat pendukung kecewa, tetapi juga menimbulkan pertanyaan mengenai stabilitas tim di kandang sendiri.
GW 15 | Persebaya Surabaya (2) vs (3) Persib Bandung

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
