
Pelatih Deltras Sidoarjo Widodo Cahyono Putro memberikan arahan kepada tim asuhannya pada Senin (8/1)../Instagram Deltras @deltras.official
JawaPos.com – Pertandingan lanjutan 12 besar Liga 2 dari grup Y antara Deltras Sidoarjo menghadapi Malut United yang berakhir imbang dengan skor 1-1 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo Sabtu (13/1) sore membuat laga berakhir ricuh.
Kericuhan itu terjadi lantaran suporter tim tuan rumah yakni Deltras Sidoarjo kurang puas dengan keputusan wasit yang menurut mereka kontroversial sehingga berakibat tim gagal meraih poin maksimal di kandang.
Sebelumnya, laga antara Deltras Sidoarjo menghadapi Malut United berakhir imbang 1-1.
Gol Deltras diciptakan oleh Dwiki Mardianto pada menit ke-29, sedangkan gol Malut United diciptakan oleh Jose Wilkson pada menit ke-33.
Setelah wasit meniupkan peluit tanda berakhirnya pertandingan, teror mulai diberikan kepada berupa pelemparan botol dari para suporter Deltamania.
Teror tersebut ditujukan kepada wasit yang dianggap oleh suporter merugikan tim asuhan Widodo Cahyono Putro itu.
Tak berhenti sampai disitu, ratusan suporter juga melakukan aksi turun ke lapangan sebagai bentuk protes mereka terhadap wasit. Tetapi wasit sudah terlebih dahulu diamankan masuk ke dalam ruangan.
Para suporter yang tersulut emosi masih berusaha melakukan protes itu kemudian berusaha ditenangkan oleh suporter Deltamania lainnya.
Hal tersebut akhirnya memicu terjadinya pertengkaran sesama suporter Deltras.
Dilansir dari Radar Sidoarjo (JawaPos Group) Pelatih Deltras Sidoarjo Widodo Cahyono Putro menanggapi kericuhan yang terjadi dan merasa memang keputusan wasit merugikan kedua tim.
“Sebenarnya penampilan kedua tim sama-sama oke, bisa dinikmati, tetapi lagi-lagi keputusan wasit selalu merugikan kedua tim yang sedang bertanding” ujarnya.
Keputusan wasit itu tak bisa diterima semua pemain, sehingga membuat para pemain dan suporter menjadi emosi dan tidak terkontrol.
“Yang terjadi malah permainan tidak enak ditonton karena terjadi keributan dan lawan melakukan delay terhadap permainan” sambungnya.
Ia mengatakan akan melupakan hasil imbang tersebut dan fokus menghadapi pertandingan selanjutnya.
Sementara itu, Ketua Deltamania Syaiful Baqirok memberikan pernyataannya dalam menanggapi kejadian ricuh tersebut seperti yang diunggah oleh akun instagram @deltamania_id.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
