
Danilo Fernando memiliki kisah perjalanan dari prestasi di lapangan hingga sering dikaitkan dengan kontroversi pengaturan skor. (JawaPos.com)
JawaPos.com – Dunia sepak bola Indonesia tidak hanya dikenal dengan prestasi tim dan pemainnya yang berkilau. Beberapa cerita di balik lapangan, seperti yang melibatkan Danilo Fernando, menambah warna dan misteri di jagad sepak bola Tanah Air.
Dalam artikel ini, kita akan merunut profil lengkap Danilo Fernando, yang tidak hanya menjadi top skor juara Persebaya Surabaya 2004, tetapi juga terlibat dalam cerita kontroversial sebagai mantu dari dalang pengaturan skor sepak bola nasional.
Danilo Fernando Bueno De Almeida lahir pada 8 Juni 1979 di Rio de Janeiro, Brasil. Dia adalah mantan pemain sepak bola yang meninggalkan jejaknya di beberapa klub Indonesia. Dengan tinggi 1,78 m, posisinya sebagai gelandang serang membuatnya menjadi salah satu pemain yang dinanti di lapangan.
Danilo memulai karier seniornya di Fortuna Sittard, Belanda, pada 1997–1998, dan perlahan merambah klub-klub Brasil sebelum akhirnya merantau ke Indonesia. Di tanah air baru, dia menjadi bintang di Petrokimia Putra Gresik, Persebaya Surabaya, Persik Kediri, dan klub lainnya.
Catatan menarik lainnya adalah ketika Danilo Fernando menjadi pencetak gol ke-400 Persebaya Surabaya. Selain itu, dia berhasil membawa Petrokimia Putra, Persebaya Surabaya, dan Persik Kediri meraih gelar juara Liga Indonesia.
Di sisi lain, kisah menarik dari perjalanan spiritual Danilo Fernando mencakup keputusannya untuk menjadi mualaf pada 2008 ketika memperkuat Persik Kediri. Meski banyak yang mengira langkah ini terkait dengan pernikahannya dengan Windi Fitriya Marzuki, Danilo membantahnya. Dia mengungkapkan bahwa panggilan hatinya untuk memeluk Islam muncul setelah melihat rekan-rekan satu timnya menjalankan salat lima waktu.
Danilo Fernando tidak hanya berjaya sebagai pemain, tetapi juga sukses merambah dunia manajemen. Setelah mengecap gelar Technical Director di Pusamania Borneo FC pada 2014, dia menjadi Asisten Pelatih di PSS Sleman pada 2018. Namun, keputusannya untuk mundur dari jabatan Manajer PSS Sleman pada November 2023 mengejutkan banyak pihak.
Skandal muncul ketika nama Danilo Fernando terhubung dengan Vigit Waluyo, yang diduga terlibat dalam match fixing. Vigit Waluyo, mertua Danilo, menjadi pusat perhatian setelah PSS Sleman berhasil promosi ke Liga 1.
Kisah perjalanan Danilo Fernando tidak hanya berada dalam lingkaran prestasi dan kontroversi, tetapi juga menyentuh sisi spiritual dan kontroversial dalam kehidupannya. Dari pemain terbaik hingga kontroversi match fixing, kita telah menggali lebih dalam kisah misterius dan penuh warna dari seorang Danilo Fernando.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
