
Penonton menyaksikan pertunjukan pembukaan Liga 1 2020 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, kemarin (29/2). FOTO: Angger Bondan/Jawa Pos
JawaPos.com – Sejumlah klub luar Jawa bisa menerima rencana Liga 1 dipusatkan di Jawa. Namun, mereka berbeda suara soal kemungkinan kompetisi dihadiri penonton di stadion.
Persipura Jayapura termasuk yang menolak liga dihelat dengan penonton meski dalam jumlah terbatas. Bagi klub berjuluk Mutiara Hitam tersebut, itu tidak adil. ”Penontonnya PSM ada di Makassar, penontonnya Borneo di Kalimantan (Timur), penonton kami ada di Jayapura.
Ketika diizinkan dengan penonton di Jawa, sekalipun hanya 10 persen, (suporter) kami kan gak mungkin bisa nonton,” beber Manajer Persipura Jayapura Ridwan Bento Madubun kepada Jawa Pos kemarin (1/6).
Menurut Bento, awalnya Persipura ingin kompetisi dimainkan secara normal. Namun, pihaknya menyadari itu tidak mungkin terjadi karena pandemi Covid-19 belum teratasi. ”Kami ingin dicarikan formulanya supaya tidak ada yang diuntungkan dan dirugikan. Kalau rugi, semua rugi. Kalau untung, semua untung,” bebernya.
Liga 1 musim 2021–2022 dipastikan bakal dimainkan 6 seri secara bubble-to-bubble di Pulau Jawa dengan menggunakan 24 stadion. Kickoff dijadwalkan 10 Juli dan Liga 2 menyusul dua pekan kemudian.
Dari 18 kontestan Liga 1 musim ini, dua pertiga memang berasal dari Jawa dan Madura. Hanya enam tim yang berasal dari luar dua pulau tersebut.
Dengan pertimbangan akses yang mudah dan fasilitas lengkap, Piala Menpora yang berlangsung awal tahun ini juga dipusatkan di Jawa. Turnamen pramusim itu digelar tanpa penonton.
Namun, untuk Liga 1 musim ini, ada opsi bakal dihelat dengan penonton meski dalam jumlah terbatas. Mengutip PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi, dengan mempertimbangkan situasi. Yakni, recovery movement control order yang berarti kondisi sebuah wilayah yang mulai mengalami pelonggaran kegiatan. Serta conditional movement control order yang berarti status pandemi yang mengizinkan sejumlah sektor bisnis kembali beroperasi.
Meski bisa menerima rencana sentralisasi di Jawa, Bento menyoroti beberapa hal terkait pilihan tersebut. ”Pemain tim-tim asal Pulau Jawa bisa pulang ke keluarga karena dekat. Nah, kami tidak bisa walaupun dengan space 4–5 hari libur karena waktunya akan habis di jalan.”
Pada dasarnya, lanjut Bento, pihaknya tidak memikirkan timnya saja, tapi juga semua klub. ”Jadi, jangan hanya menguntungkan Persipura. Kami ingin aturan yang menguntungkan semuanya,” bebernya.
Sekretaris Umum Persiraja Rahmat Djailani menyatakan, pihaknya tak mempermasalahkan rencana sentralisasi di Jawa. Namun, sebagai tim yang berasal dari wilayah paling barat di Indonesia, Rahmat mengaku sudah menyampaikan kepada PT LIB untuk mendapatkan kompensasi. ”Sifatnya belum kami publish,” tuturnya.
Di sisi lain, Media Officer PSM Makassar Sulaiman Abdul Karim mengambil sisi positif dari kebijakan yang diambil. ”PSM siap saja. Yang paling penting adalah liga bergulir,” katanya ketika dihubungi Jawa Pos secara terpisah.
Kalau soal dihadiri penonton, Sulaiman menyebut pihaknya memilih melihat perkembangan. Tapi, prinsipnya, mereka tidak keberatan. ”Kalau itu benar terjadi (ada penonton di stadion), kan artinya sepak bola kita mulai menjanjikan lagi,” bebernya.
PT Liga Indonesia Baru dan klub-klub rencananya mengadakan pertemuan secara virtual besok (3/6). Agenda besarnya untuk pematangan kompetisi yang dihelat lagi setelah tahun lalu berhenti di tengah jalan akibat pandemi.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
