
Pesan yang ditulis Jacksen F. Tiago untuk perkara yang menimpa anaknya./instagram.com/jt_jacksen_f_tiago_coach
JawaPos.com - Hugo Samir yang baru saja mendapatkan kartu merah saat bermain di Timnas Indonesia, membuat dirinya mendapatkan banyak komentar pedas.
Bahkan banyak netizen yang secara terang-terangan menghina pemain 18 tahun tersebut, hingga akhirnya sang ayah ikut buka suara.
“Tidak ada lemparan kepada pohon yang tidak manis,” begitu kira - kira komentar dari mantan pelatih Persis Solo, Jacksen F. Tiago saat menanggapi netizen yang menghina putranya, Hugo Samir dengan nada rasisme.
Pesan yang ditulis Jacksen F. Tiago untuk perkara yang menimpa anaknya./instagram.com/jt_jacksen_f_tiago_coach
Kejadian ini berawal saat akun @mohammadkabir91 menulis, “m***** disuruh main bola,” pada kolom komentar akun Instagram @hugosamir28 saat Timnas U24 kalah 0-2 menghadapi Uzbekistan, pada laga Asian Games 2022, beberapa hari yang lalu.
Untuk diketahui, pada saat pertandingan berlangsung di menit injury time, striker Timnas U24 Hugo Samir menyikut pemain Uzbekistan. Hal tersebut menjadikan dirinya terkena kartu merah, sehingga menimbulkan pro kontra di kalangan pecinta bola tanah air.
Hugo juga diketahui sempat menjadi man of the match ketika berhasil mencetak gol ke kandang lawan, saat Timnas Garuda meraih kemenangan melawan Kirgistan 0-2, pada laga pertama grup F Asian Games 2022.
Melalui Instagram storynya, sang ayah, Jacksen F. Tiago menuliskan “Beberapa hari lalu kamu rasakan manisnya dipuji, saat ini adalah saatnya kamu rasakan pahit saat dicaci.”
Selanjutnya, dirinya mengaku tidak akan membawa perkara ini ke meja hijau, pasalnya hal ini dibiarkan menjadi pelajaran bersama.
Jacksen menambahkan, sang netizen berlaku demikian karena ingin mendapatkan hidup sukses seperti yang dimiliki keluarganya saat ini.
Kutipan coach Jacksen sebagai bentuk dukungan kepada sang anak./instagram.com/jt_jacksen_f_tiago_coach
“Sang oknum akan minta maaf, dan ingin numpang tenar dari komentarnya untuk sementara waktu, hal seperti itulah yang diharapkan dari manusia yang telah gagal dalam hidupnya.” Ujarnya di akun Instagram.
Pelatih asal Brasil tersebut juga berpesan untuk Hugo agar bisa belajar dan sadar, bahwa semua perbuatannya akan berdampak baik atau buruk buat orang yang dicintainya.
Menurutnya hal semacam ini justru dianggap sebagai cara Tuhan memberikan pesan untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
Dirinya berharap, Hugo harus merasakan yang keluarganya rasakan saat ini, supaya tidak menjadi bulan – bulanan kembali oleh keyboard warriors.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
