
Seorang anggota polisi tengah memberikan imbauan kepada Bonek sebagai bentuk pengamanan Kongres PSSI
JawaPos.com - Kongres PSSI yang akan digelar Minggu (8/1) di Hotel Aryaduta Bandung dijaga ketat. Sebanyak 1.825 personel disiapkan dengan pola enam lapis pengamanan.
Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Hendro Pandowo mengatakan, kekuatan personel yang diterjunkan sekitar 1.825 polisi. Mulai dari kedatangan Bonek di Stasiun Bandung, Stasiun Kiaracondong, Terminal Cicaheum, GOR Pajajaran, hingga tempat berlangsungnya kongres.
"Hampir 1.000 personel kami tempatkan di Hotel Aryaduta. Pola pengamanannya dibagi empat ring," ucap Hendro seperti dilansir Radar Surabaya (Jawa Pos Group).
Dijelaskan Hendro, pola pengamanan meliputi ring satu sebagai tempat berlangsungnya kongres kurang lebih 80 personel, ring dua tempat masuk peserta kongres ke hotel 101 personel, ring tiga yaitu penyekatan tidak boleh ada Bonek yang masuk ke Hotel Aryaduta kurang lebih 600 personel, ring empat pengaturan arus lalu lintas.
"Ring lima dan enam dibantu Satpol PP untuk melakukan sweeping Bonek dan dibawa ke Gor Pajajaran," terang Hendro.
"Kalau satu dua orang yang tercecer kita beri toleransi. Tapi kita koordinasi dengan ketua Bonek dan Viking untuk berkoordinasi bersama-sama. Imbauan kita mereka tetap berada di GOR Pajajaran. Bahkan, Pak Wali Kota menyiapkan makanan dan alat musik sederhana untuk hiburan. Ada panggung orasi juga," imbuh Hendro.
Agenda Kongres PSSI kali ini di antaranya penyampaian penyelesaian dan keputusan terhadap agenda yang tertunda dalam Kongres PSSI pada 10 November 2016 lalu. Agenda yang tertunda yakni mengesahkan, memberhentikan sementara, atau memberhentikan anggota; penerimaan/penolakan terhadap permohonan tujuh klub bermasalah; pengampungan terhadap sanksi perseorangan, dan penyelesaian sengketa Asosiasi Pemain Indonesia.
Permohonan tujuh klub bermasalah yakni Persebaya Surabaya, Persema Malang, Persibo Bojonegoro, Lampung FC, Persipasi Bekasi, Persewangi Banyuwangi, dan Arema Indonesia. Kemudian pengampunan terhadap sanksi Perseorangan adalah pencabutan status terhukum Exco PSSI pada era sebelumnya.
Sedangkan penyelesaikan sengketa Asosiasi Pemain antara APPI dengan APSNI. Agenda lainnya dalam kongres adalah mengesahkan personel badan yudisial seperti komite etika, komisi disiplin, dan komisi banding. (rak/epr/JPG)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
