
DPMM FC ingin ikut main di Liga 1
JawaPos.com - Klub asal Brunei Darussalam, DPMM FC, kabarnya ingin ikut berkompetisi di Liga 1 2018. Mereka tertarik merasakan atmosfer sepak bola Indonesia.
Sebelumnya, DPMM FC masuk dalam Singapura League (S-League). Namun, kebijakan baru S-League yang mewajibkan tiap peserta meiliki enam pemain Singapura U-23 membuat DPMM galau.
Kabarnya mereka tak bisa memenuhi kriteria tersebut. Dikutip dari Straits Times, DPMM langsung mencoba komuikasi dengan PSSI perihal keikutsertaannya di Liga 1.
Sumber dalam klub menyebut kalau tim ingin tetap memaksimalkan pemain asli Brunei. Hal itu mendapat tanggapan dari Presiden Asosiasi Sepak Bola Singapura (FAS) yang coba rayu DPMM tetap main di S-League.
"DPMM telah ambil bagian di liga kami selama beberapa tahun, dan mereka dibebaskan baik di dalam maupun di luar lapangan. kami ingin mereka tetap bersama kami," kata Presiden FAS, Lim Kia Tong.
Mereka selanjutnya akan mencoba menggelar pertemuan kembali dengan DPMM FC. "Kami akan melakukan semaksimal mungkin untuk mengakomodasi mereka agar terus berlanjut di S-League," tandas dia.
DPMM sendiri sudah sejak 2009 bergabung di S-League, Mereka pernah jadi juara di sana pada 2015 lalu.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
