
TERTIB: Ribuan Bonek memadati tribun Stadion Joko Samudro, Gresik, saat Persebaya Surabaya menjamu Persija Jakarta. Rabu (5/4) malam lalu.
JawaPos.com – Penggemar setia Persebaya Surabaya, Bonek, harus bersabar menyikapi keputusan Panpel Persis Solo. Bonek dilarang datang ke Solo saat Persebaya beruji coba dengan Persis di Stadion Manahan Solo, Sabtu (24/6).
Pelarangan itu sebenarnya sangat disayangkan karena pertandingan hanya bersifat ekshibisi. Padahal, PSSI maupun PT LIB selaku operator liga memberlakukan larangan suporter tim tamu ketika kompetisi Liga 1 berlangsung mulai 1 Juli nanti.
Sementara Ketua Panpel Persis Solo, Ginda Ferachtriawan, mengatakan regulasi suporter tamu memang untuk kompetisi Liga 1 musim ini. Namun, pihaknya akan menerapkan kebijakan itu melawan Persebaya nanti.
“Menurut aturan yang baru, suporter tamu tidak diizinkan hadir. Kami panpel juga mengacu pada aturan PT LIB. Diperkirakan penjualan tiket sekitar 15-18 ribu penonton, kami harap mereka bisa hadir lebih awal di Stadion Manahan Solo,” ucap Ginda.
Sementara Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Iwan Saktiadi, juga mengacu kepada ketentuan dari Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, agar suporter tim tamu tak hadir ke stadion.
“Jadi hanya penonton kandang (yang bisa hadir). Ini hanya laga ekshibisi, jadi dengan segala hormat agar suporter Persebaya tidak hadir ke Manahan,” tutur Iwan Saktiadi.
Sementara Erick Thohir memang memberlakukan kebijakan itu, yakni suporter tim tamu tak datang ke markas lawan. Kebijakan itu diterapkan mengacu insiden tragedi Kanjuruhan musim lalu.
“Dari FIFA sendiri kan ada catatan, ini percobaan dan pemantauan supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti Kanjuruhan. Nah, memang dari pihak kepolisian akan mendukung penuh tetapi inilah salah satunya yang memang harus kita sepakati sama-sama. Ini transisi,” katanya.
Sementara Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka akan melakukan monitoring pertandingan itu, karena pihaknya sempat mendapat masukan terkait masalah kebersihan setelah Persis menjalani uji coba kontra klub Korea Selatan, Jeonbuk Motors, pada 17 Juni. “Saya akan lebih fokus lagi, terutama dari segi kebersihan saat pertandingan menghadapi Persebaya,” ungkap Gibran.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
