Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15.21 WIB

Prediksi AC Milan vs Manchester United: Amorim Hadapi Mantan dengan Banyak Tekanan

AC Milan vs Manchester United menjadi ujian Ruben Amorim. Rossoneri nirmenang dalam tiga laga pramusim terakhir. (Getty Images/Robbie Jay Barratt) - Image

AC Milan vs Manchester United menjadi ujian Ruben Amorim. Rossoneri nirmenang dalam tiga laga pramusim terakhir. (Getty Images/Robbie Jay Barratt)

JawaPos.com – Ruben Amorim berhadapan dengan mantan klub terakhirnya, Manchester United.

Momen tersebut terjadi saat Amorim yang mulai menangani AC Milan musim panas ini menjalani laga pramusim pemungkas bertajuk Super Mecz 2026 di Tarczynski Arena, Wroclaw, Polandia, malam nanti (siaran langsung beIN Sports Connect/MUTV pukul 21.45 WIB).

Amorim benar-benar disorot dalam laga tersebut. Seperti saat menangani United, pelatih berkebangsaan Portugal itu melalui jalan yang tidak mulus bersama Rossoneri –sebutan AC Milan.

Dalam tiga laga pramusim terakhir atau sejak mengalahkan junior mereka (Milan Futuro) 7-0 dalam laga internal (19/7), Rossoneri nirmenang.

Mike Maignan dkk bermain seri 2-2 melawan Celtic (25/7) dan 1-1 kontra Inter Milan (5/8) sebelum dikalahkan Chelsea dengan skor telak 0-3 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (8/8) pekan lalu.

Kembali Usung Penderitaan

Usai kekalahan oleh Chelsea, Amorim kembali menggunakan istilah yang pernah melekat saat menangani United, yakni timnya harus melalui suffering atau penderitaan. ”Kami tahu kami akan sedikit menderita, tetapi kami ingin memberikan pemain pengalaman menghadapi tantangan seperti ini,” kata pelatih berusia 41 tahun itu seperti dikutip dari The Sun.

Bersama Amorim, United pada akhirnya benar-benar menderita. Dia hanya meraih 15 kemenangan dari 47 pertandingan Premier League dan membawa The Red Devils –julukan United– finis posisi ke-15 pada musim 2024–2025.

Mal di Pancia

Tekanan terhadap Amorim muncul bukan hanya karena hasil laga pramusim. Mantan pelatih Sporting CP itu juga dihadapkan pada situasi sulit untuk memainkan sistem tiga bek yang menjadi ciri khasnya. La Gazzetta dello Sport menyebut, sejumlah pemain tidak masuk dalam rencana Amorim karena surplus kebutuhan tim.

Di antaranya bek versatile Fikayo Tomori, bek tengah David Odogu, dan gelandang bertahan Youssouf Fofana. Second striker Christopher Nkunku yang awalnya dianggap cocok dengan sistem 3-4-2-1, belakangan juga masuk dalam daftar jual.

Sementara itu, Maignan dan gelandang Adrien Rabiot menjadi sorotan setelah mendapat tambahan waktu libur. Gazzetta menyebut situasi tersebut berpotensi menimbulkan mal di pancia atau ketidaknyamanan di ruang ganti. Tidak heran, Corriere dello Sport memasukkan Amorim sebagai salah satu pelatih yang berpotensi menjadi korban pemecatan pertama di Serie A musim ini.

Editor: Hendra
Sumber: Jawa Pos Koran
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore