Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 3 Agustus 2026 | 18.49 WIB

Krisis di FIFA: Infantino Batalkan Rencana Kontroversial, UEFA Siap Boikot Piala Dunia!

Presiden FIFA Gianni Infantino resmi membatalkan rencana menjual saham Piala Dunia kepada investor swasta setelah mendapat penolakan luas dari UEFA, AFC, Concacaf, hingga pejabat internal FIFA. (Instagram/@gianni_infantino)

JawaPos.com - Presiden FIFA Gianni Infantino resmi membatalkan proposal kontroversial untuk menjual sebagian saham bisnis Piala Dunia kepada investor swasta setelah mendapat gelombang penolakan dari berbagai pihak, termasuk pejabat internal FIFA dan sejumlah konfederasi sepak bola dunia.

Infantino sebelumnya mengusulkan pembentukan sebuah perusahaan bernilai sekitar 20 miliar dolar AS yang akan mengelola aset komersial Piala Dunia. Dalam skema tersebut, sekitar 20 persen saham akan dimiliki investor swasta.

Namun, hanya beberapa hari setelah proposal diumumkan, kritik terus bermunculan hingga akhirnya memaksa FIFA mengubah arah.

Melansir ESPN, dalam pernyataan resminya pada Jumat malam, Infantino memastikan rencana tersebut tidak akan dilanjutkan.

"Setelah mendengarkan dengan saksama semua pandangan, menjadi jelas bahwa proyek ini telah menciptakan perpecahan yang, terlepas dari tingkat dukungannya, tidak lagi sesuai dengan tujuan yang ditetapkan sejak awal," ujar Infantino.

Ia juga menegaskan bahwa fokus FIFA kini adalah memulihkan persatuan di lingkungan sepak bola dunia.

"Ke depannya, niat saya adalah untuk menyatukan kembali semua pihak yang berkepentingan dalam beberapa hari dan minggu mendatang dalam semangat kepentingan bersama terhadap olahraga kita, dan dengan tujuan untuk terus mengembangkan sepak bola di mana pun, khususnya di negara-negara yang paling membutuhkan dukungan kita," tambahnya.

Penolakan Datang dari Internal FIFA

Tekanan terhadap Infantino semakin besar setelah dua pejabat senior FIFA secara terbuka mengkritik proposal tersebut.

Carlos Cordeiro memilih mundur dari jabatannya sebagai penasihat presiden FIFA sekaligus perwakilan badan sepak bola dunia di Gugus Tugas Gedung Putih untuk Piala Dunia.

"Saya tidak bisa tinggal diam sementara FIFA mempertimbangkan untuk menjual saham di Piala Dunia," tegas Cordeiro dalam pernyataannya.

Tak lama kemudian, Kepala Operasional FIFA Kevin Lamour juga melontarkan kritik keras. Ia menyebut proyek tersebut merupakan gagasan yang minim transparansi.

"Ini adalah proyek satu orang," tulis Lamour.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore