
Luciano Spalletti terapkan latihan intensif di Juventus untuk musim Serie A 2026/2027. (Istimewa)
JawaPos.com - Juventus mulai menunjukkan wajah baru di bawah arahan Luciano Spalletti. Memasuki pramusim 2026, pelatih anyar Bianconeri itu langsung menerapkan disiplin tinggi kepada seluruh pemain yang mengikuti pemusatan latihan di Continassa, Turin.
Meski beberapa pemain masih belum bergabung karena baru menyelesaikan tugas di Piala Dunia 2026, Spalletti tetap menjalankan program latihan dengan intensitas tinggi. Tidak ada perlakuan istimewa bagi siapa pun. Seluruh pemain dituntut bekerja keras demi mendapatkan tempat di skuad utama.
Pramusim kali ini menjadi fase penting bagi Juventus untuk membangun fondasi tim sebelum Serie A 2026/2027 dimulai sekitar satu bulan lagi. Spalletti ingin para pemain segera memahami filosofi permainan yang akan diterapkannya sepanjang musim.
Namun, pekerjaan Juventus belum selesai. Aktivitas di bursa transfer masih menjadi perhatian utama manajemen. Klub asal Turin tersebut disebut masih membutuhkan setidaknya dua pemain yang diproyeksikan langsung mengisi posisi inti.
Di saat yang sama, sejumlah pemain yang tidak masuk rencana juga masih menunggu kepastian mengenai masa depan mereka. Situasi tersebut membuat komposisi skuad Juventus masih berpotensi berubah hingga penutupan jendela transfer musim panas.
Meski demikian, Spalletti memilih fokus memaksimalkan pemain yang sudah tersedia sambil terus mengevaluasi kemampuan masing-masing. Pramusim juga menjadi panggung bagi para pemain muda. Sejumlah talenta akademi mendapat kesempatan berlatih bersama tim utama dan berusaha mencuri perhatian sang pelatih.
Spalletti dikenal sebagai sosok yang tidak ragu memberikan menit bermain kepada pemain muda selama mampu menunjukkan kualitas, etos kerja, dan disiplin. Selain pemain muda, beberapa nama senior juga mendapat sorotan.
Ada yang tampil cukup menjanjikan sejak awal latihan, tetapi tidak sedikit pula yang masih harus meningkatkan kondisi fisik maupun performa setelah musim lalu mengalami inkonsistensi atau dibekap cedera. Di tengah berbagai dinamika tersebut, satu hal yang paling menonjol dari era baru Juventus adalah pendekatan Spalletti yang mengedepankan kerja keras.
Status sebagai pemain bintang tidak menjadi jaminan mendapat tempat di tim utama. Semua pemain harus bersaing secara sehat untuk mendapatkan kepercayaan pelatih.

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
2 Alasan Vicky Prasetyo Belum Menjenguk Fangfang yang Sudah Melahirkan Buah Hatinya
Komentar Pedas Zlatan Ibrahimovic di Piala Dunia 2026 Bikin Heboh, Ini Deretan Frasa Ikoniknya
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Mediasi Ruben Onsu dan Sarwendah Digelar Tertutup, Ini yang Terjadi di Dalam Ruangan
