
Atletico Madrid buat poster sindiran ke Barcelona soal rumor transfer. (@Atleti/X)
JawaPos.com - Atletico Madrid secara terbuka menuduh Barcelona melakukan kampanye hitam (Smear Campaign) tanpa henti dalam upaya mereka merekrut penyerang asal Argentina, Julian Alvarez. Tuduhan itu disampaikan Los Colchoneros lewat serangkaian unggahan di media sosial resmi klub.
Sebelumnya, laporan ESPN menyebutkan bahwa Barcelona optimistis mampu mendatangkan penyerang Atletico Madrid itu, setelah melakukan pertemuan dengan perwakilan sang pemain. Dalam pertemuan itu, Julian Alvarez disebut lebih memilih bergabung dengan klub asal Catalan dibandingkan opsi lain seperti Paris Saint-Germain dan Arsenal.
Namun, pihak Atletico Madrid dengan tegas membantah adanya tawaran resmi dari Barcelona. Sumber internal klub juga mengungkapkan ketidakpuasan terhadap cara pendekatan yang dinilai tidak profesional terhadap Julian Alvarez.
Dalam pernyataannya, Atletico Madrid menuduh Barcelona menyebarkan informasi yang menyesatkan. “Dalam beberapa bulan terakhir, kami menjadi sasaran kampanye hitam tanpa henti terhadap salah satu pemain kami,” tulis Atletico lewat akun X (dulu Twitter).
Mereka menambahkan bahwa terdapat dugaan kebocoran yang disengaja, berita palsu, dan sikap tidak hormat yang terus-menerus digaungan. Atletico Macrid juga menyinggung isu lama terkait Barcelona, yakni penyelidikan atas pembayaran sebesar EUR 7 juta (sekitar Rp 145 miliar) kepada mantan wakil ketua komite wasit Jose Maria Enriquez Negreira yang terjadi antara 2001 hingga 2018.
Klub asal Madrid itu menyindir bahwa mereka tidak akan pernah melakukan praktik serupa atau mengandalkan bantuan politik untuk mendaftarkan pemain. Sebagai respons yang tidak biasa, Atletico Madrid juga mengunggah serangkaian postingan penawaran bercanda kepada Barcelona untuk beberapa pemain bintangnya, seperti Lamine Yamal, Pedri, dan Raphinha.
Dalam salah satu unggahan, Atletico mengklaim telah mengirim fax penawaran untuk Yamal berupa empat tiket konser Bad Bunny, langganan koran, dan sekantong kuaci. Unggahan itu berlanjut dengan penawaran lain untuk Pedri yang disebut lebih baik karena mencakup enam tiket konser, serta tawaran ketiga untuk Raphinha dengan skema pinjaman yang disertai guyonan.
Melalui unggahan lain, Atletico juga mengingatkan warganet agar tidak mudah percaya pada informasi yang beredar, terutama yang berkaitan dengan Barcelona. “Kita hidup di era di mana realitas bisa dimanipulasi. Jangan percaya semua yang Anda lihat,” tulis Atletico Madrid.
Ketegangan antara Atletico Madrid dan Barcelona dalam urusan transfer sebenarnya bukan hal baru. Kedua klub sebelumnya juga terlibat dalam proses transfer yang penuh konflik saat Antoine Griezmann pindah ke Barcelona pada 2019.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
