
Kiper Bayern Munchen Manuel Neuer. (Dok. Manuel Neuer)
JawaPos.com - Manuel Neuer mengungkapkan kekecewaannya setelah Bayern Munchen disingkirkan Paris Saint-Germain di leg kedua semifinal Liga Champions. Laga yang berakhir dengan skor 1-1 (aggregat 5-6) tersebut dimainkan di Allianz Arena, Kamis (7/5).
Kurang tajam di lini depan menjadi sorotan kiper Bayern Munchen tersebut. Manuel Neuer merasa timnya memang punya banyak peluang mencetak gol tapi serangannya tidak mematikan.
"Saya rasa kami tidak memiliki insting membunuh dalam serangan hari ini. Kami tidak memiliki peluang yang jelas hari ini, tetapi kami tetap menciptakan cukup banyak peluang untuk mencetak gol," kata Manuel Neuer kepada DAZN yang dikutip laman UEFA, Kamis (7/5).
Kiper 40 tahun tersebut mengatakan bahwa PSG mampu memanfaatkan peluang dengan sangat baik yang membuat mereka bisa mencetak banyak gol di leg pertama. Jika saja Bayern Munchen bisa melakukan hal tersebut, Neuer yakin timnya bisa lolos ke final.
"Kami tidak memiliki banyak peluang emas, tetapi ketika Anda mendapatkan momen-momen itu. Lihatlah Paris – mereka benar-benar mematikan, mencetak lima gol seperti yang mereka lakukan di leg pertama. Itulah yang kami butuhkan hari ini," lanjut Neuer.
Selain itu, Neuer juga menyayangkan gol dari Hary Kane yang dicetak pada menit ke-90+4. Gol tersebut terasa terlambat dan peluang Bayern Munchen lolos ke final juga hilang.
"Gol kami sayangnya datang agak terlambat. Kami tidak punya waktu untuk menciptakan peluang lain atau bahkan mendapatkan situasi bola mati. Pada saat itu sudah terlambat. Kami kurang klinis," terang kiper pemilik satu gelar Piala Dunia tersebut.
Setelah gagal lolos ke final Liga Champions, Bayern Munchen mengalihkan fokus untuk meraih gelar DFB Pokal. Neuer sangat ingin meraih gelar tersebut meski saat ini merasa kecewa.
"Kami pantas memenangkan gelar Bundesliga. Kami menantikan final DFB Pokal di Berlin. Tapi saat ini, kekecewaanlah yang mendominasi," pungkas Manuel Neuer.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
