
Arsenal dan Atletico Madrid sama-sama mencetak gol dari titik putih dalam laga penuh ketegangan. (BBC)
JawaPos.com – Arsenal mempersoalkan hadiah penalti yang dibatalkan wasit Danny Makkelie pada menit ke-82 saat menghadapi Atletico Madrid di Riyadh Air Metropolitano, Madrid, kemarin (30/4).
Penalti yang bisa saja membawa The Gunners –julukan Arsenal– mengalahkan Atletico pada first leg semifinal Liga Champions. Kedua tim akhrinya harus puas dengan skor 1-1 dengan kedua gol sama-sama tercipta dari titik putih.
Striker Arsenal Viktor Gyokeres mencetak gol penalti Arsenal pada menit ke-44. Tapi, pada menit ke-56, striker Los Colchoneros –sebutan Atletico – Julian Alvarez menyamakan kedudukan, juga dari titik putih.
Terlepas dari dibatalkannya penalti bagi Arsenal itu, tactician Mikel Arteta punya PR (pekerjaan rumah) dalam second leg di Stadion Emirates, London, pekan depan (6/5). Yaitu terkait minimnya upaya Martin Odegaard dkk dalam mencetak gol. Kemarin, hanya sebelas kali upaya Arsenal mengancam gawang Jan Oblak.
Satu gol itu juga memperpanjang tren minim gol Arsenal. Sejak mengalahkan Bayer Leverkusen dua gol pada 18 Maret lalu, klub London Utara tersebut hanya bisa mencetak satu gol di dalam enam dari delapan laga terakhirnya. ’’Ini bukan hasil yang kami inginkan,’’ kata Arteta dilansir dari laman resmi klub.
Arteta menyebut, defense Atletico juga berpengaruh dengan daya serang anak asuhnya.
’’Aku rasa kami sudah mengendalikan permainan dengan sangat baik. Tetapi, kami tahu mereka punya banyak momen mendominasi. Bermain di Madrid, pada laga semifinal, sangat sulit,’’ imbuh pelatih berkebangsaan Spanyol tersebut.
UEFA: Hancko Tidak Melanggar
Insiden penalti yang dibatalkan berawal dari gelandang serang Arsenal Eberechi Eze yang sekilas seperti dijatuhkan oleh bek tengah Atletico David Hancko. Wasit Makkelie yang semula menunjuk titik putih, menganulirnya setelah melihat review VAR (video assistant referee).
UEFA pun merilis pernyataan terkait keputusan wasit VAR yang menganulir hadiah penalti untuk Arsenal itu. ”Pemain Atletico, bernomor 17 (Hancko), tidak melanggar pemain lawan,’’ sebut UEFA dalam pernyataan resminya.
Dilansir laman Football London, gelandang Arsenal Declan Rice mengklaim aturan dari UEFA beda dengan Premier League dalam keputusan penalti. ”Aku tidak tahu kenapa itu (penalti) tidak diberikan. Di Premier League, itu penalti dan jelas penalti,’’ klaim Deccers –sapaan akrab Rice.
White vs Cholo di Lorong

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
