
Forest Green Rovers bantah usir suporter karena roti isi bacon. (@CuriosidadesPRL/X).
JawaPos.com - Klub National League Forest Green Rovers membantah tudingan bahwa seorang suporter dikeluarkan dari stadion karena membawa sandwich bacon saat klub yang punya kebijakan 100 persen vegan itu menang 5-0 atas Morecambe pada Sabtu (25/4).
Isu itu mencuat setelah sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang pria paruh baya ditarik keluar stadion oleh dua petugas keamanan. Video itu disertai keterangan yang menyebut pria tersebut diusir karena menyelundupkan sandwich bacon ke dalam stadion The New Lawn.
Sebagai klub yang dikenal sebagai pelopor menu vegan di hari pertandingan sejak 2015, tuduhan itu dengan cepat menarik perhatian warganet di media sosial. Namun, pihak klub langsung memberikan klarifikasi resmi lewat akun X (dulu Twitter) resmi mereka. Forest Green Rovers menegaskan bahwa pengusiran itu tidak ada kaitannya dengan makanan yang dibawa suporter.
“Kami mengetahui adanya video yang beredar setelah pertandingan melawan Morecambe kemarin. Bertentangan dengan opini di media sosial, pengusiran tersebut sama sekali tidak ada kaitannya dengan sandwich bacon, melainkan karena sedikit ‘terlalu bersemangat’ di hari terakhir musim,” tulis pernyataan klub.
Klub juga menambahkan bahwa tindakan tegas diambil setelah suporter itu menerima beberapa kali peringatan dari petugas keamanan.
“Setelah peringatan berulang, steward tidak punya pilihan selain mengeluarkan yang bersangkutan dari stadion,” lanjut pernyataan tersebut.
Dilansir dari Daily Mail, pelatih Forest Green Robbie Savage juga angkat bicara untuk meredam spekulasi. Dalam program BBC Radio 5 Live, Savage dengan tegas menyebut kabar itu sebagai informasi palsu.
“Saya sudah melihat videonya, itu viral hari ini. Itu berita palsu,” ujar Savage. “Tidak ada hubungannya dengan bacon. Saya bisa pastikan 100 persen tidak ada sandwich bacon dalam kejadian itu,” tegas Savage.
Sebelum pihak klub menyampaikan pernyataan resminya, unggahan viral itu sempat dibanjiri komentar negatif oleh warganet yang mengkritik Forest Green Rovers. “Jika semua pemain mengikuti aturan itu (vegan), mereka semua sakit karena kekurangan nutrisi. Tidak tahan tekel,” tulis @kaka*****.
Sementara itu, di luar lapangan, Forest Green Rovers sebenarnya dikenal sebagai klub dengan komitmen tinggi terhadap keberlanjutan dan inovasi. Mereka mencatat sejarah dengan memenangkan penghargaan Green Heart Hero Sustainability in Sport Award dari The Climate Coalition pada 2018, mengungguli nama besar seperti Manchester City dan Lord's Cricket Ground.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
