
Manchester City siap susul Arsenal di puncak klasemen Liga Inggris. (X/@ManCity)
JawaPos.com - Persaingan gelar Liga Inggris musim ini semakin memanas setelah Manchester City amankan kemenangan atas Arsenal dengan skor 2-1 di Stadion Etihad pada Minggu (19/4).
Hasil itu membuat jarak kedua tim di papan atas klasemen semakin sengit dan memunculkan berbagai peluang dan kemungkinan menarik terkait penentuan juara di akhir musim.
Saat ini, tim asuhan Pep Guardiola masih tertinggal tiga poin dari Arsenal yang memimpin klasemen. Meskipun demikian, Manchester City masih memiliki peluang untuk menyamai poin The Gunners jika mampu memenangkan satu laga tunda mereka.
Baca Juga:Gary Neville Soroti Keterlambatan Gabriel saat Arsenal Kebobolan Gol Cepat dari Manchester City
Dalam hal selisih gol, Arsenal masih unggul dengan +37, tetapi Manchester City dapat menyamai angka itu jika meraih kemenangan dengan margin satu gol di laga berikutnya.
Produktivitas gol kedua tim juga tidak terpaut jauh. Manchester City telah mencetak 67 gol, sedangkan Arsenal mengoleksi 65 gol. Dengan sisa pertandingan yang masih cukup banyak, persaingan sengit itu diprediksi akan berlangsung hingga pekan terakhir. Lantas bagaimana jika dua tim mengakhiri musim dengan jumlah poin dan selisih gol yang sama?
Dalam regulasi Premier League, posisi klasemen pertama-tama ditentukan berdasarkan jumlah poin. Jika dua tim memiliki poin yang sama, maka penentuan berlanjut ke selisih gol (goal difference).
Tim dengan selisih gol lebih baik akan berada di posisi lebih tinggi. Namun, jika kedua tim juga memiliki selisih gol yang identik, maka jumlah gol yang dicetak menjadi faktor penentu berikutnya. Tim yang lebih produktif dalam mencetak gol akan unggul di klasemen.
Dilansir dari TNT Sports, jika jumlah gol yang dicetak masih sama, maka rekor pertemuan langsung (head-to-head) antara kedua tim yang akan menentukan. Jika hasil head-to-head juga tidak ada perbedaan, jumlah gol tandang dalam pertemuan tersebut akan diperhitungkan.
Dalam skenario yang sangat jarang terjadi, misalnya semua kriteria yang ada masih belum mampu memisahkan kedua tim, terutama jika menyangkut perebutan gelar juara, tiket kompetisi Eropa, atau zona degradasi, akan digelar pertandingan play-off lagi sebanyak satu kali di tempat netral untuk menentukan posisi akhir.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Pemerintah Bakal Menata Guru, PGRI Sebut Ada Harapan Baru bagi Pendidikan Indonesia
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Ipswich vs Sunderland: The Black Cats Berpeluang Curi Poin di Portman Road
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Ribuan Ojol Hadiri Kopdar Kebangsaan Jaga Jakarta, Ada Perpanjangan SIM Gratis
