Thomas Tuchel memberikan dukungan kepada Ben White. (X/@FabrizioRomano)
JawaPos.com - Hasil imbang 1-1 melawan Uruguay di Wembley menyisakan lebih dari sekadar skor. Salah satu sorotan terbesar justru datang dari reaksi penonton terhadap Ben White dan Thomas Tuchel tak tinggal diam melihat situasi tersebut.
Melansir ESPN, pelatih Inggris itu mengaku kecewa dengan cemoohan yang diarahkan kepada sang bek. Namun, di saat yang sama, ia juga menekankan bahwa White harus mampu menghadapi tekanan tersebut sebagai bagian dari sepak bola level tertinggi.
White menjalani laga comeback-nya setelah empat tahun absen dari timnas. Masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-69, ia langsung mendapat sambutan beragam dari lebih dari 80 ribu penonton di Wembley.
Baca Juga:Dicemooh di Wembley, Jordan Henderson Tegaskan Pemain Timnas Inggris Kompak Beri Dukungan Ben White
Ironisnya, bahkan setelah mencetak gol internasional pertamanya untuk membawa Inggris unggul, reaksi negatif tetap terdengar. Situasi semakin rumit ketika ia melakukan pelanggaran di masa injury time yang berujung penalti, dan akhirnya membuat Uruguay menyamakan kedudukan.
"Saya [diberitahu] bahwa dia dicemooh," kata Tuchel. "Saya tidak mendengarnya di lapangan karena saya terlibat dalam pergantian pemain dan instruksi."
"Itu tidak mungkin mayoritas. Ada beberapa cemoohan dan beberapa sambutan yang beragam untuknya, yang membuat saya kecewa karena tentu saja untuk melindungi pemain kami."
Di balik semua drama itu, Tuchel tetap memberikan pembelaan penuh kepada White. Ia bahkan menyebut performa sang pemain di kamp pelatihan sangat impresif dan layak mendapatkan kesempatan bermain.
"Dia tampil luar biasa di kamp pelatihan. Dia pantas masuk sebagai pemain pengganti. Dia juga pantas menjadi starter dan hampir membawa kami menuju gol kemenangan. Tapi saya juga mengerti bahwa hal itu pernah terjadi pada pemain lain sebelumnya di sini."
Namun, Tuchel juga realistis. Ia menegaskan bahwa situasi seperti ini bukan hal baru di timnas Inggris, dan pemain harus siap menghadapinya.
"Dia harus menerima kenyataan ini. Kami akan selalu melindunginya dan semoga kami bisa melupakan ini karena dia siap untuk menulis bab-bab baru dalam hidupnya. Kami siap memberinya kesempatan sehingga semoga semua orang bisa melanjutkan dan menerimanya."
Selain kontroversi yang melibatkan White, pertandingan ini juga diwarnai sejumlah insiden lain. Beberapa pemain Inggris harus meninggalkan lapangan lebih awal karena cedera, sementara keputusan wasit juga menjadi bahan perdebatan.
Salah satu momen yang disorot adalah tekel keras terhadap Phil Foden yang tidak mendapat perhatian serius dari wasit. Selain itu, ada juga kebingungan terkait kartu kuning yang membuat satu pemain Uruguay tampak lolos dari kartu merah.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Spanyol vs Austria: Bursa Taruhan Jagokan La Roja, Opta Klaim Peluang Menang 70,6 Persen
Kemenhub Ungkap Kronologi Putus Kontak Pesawat PK-RCY di Balinggama Papua, Pilot Dilaporkan Meninggal Dunia
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
